Head-to-head Pelatih Semen Padang vs Persebaya: Tavares Tak Terkalahkan

Semen Padang FC Menghadapi Laga Kandang Terakhir dengan Tekad Kuat

Semen Padang FC akan menjalani pertandingan kandang terakhirnya pada musim 2025-2026 di pekan ke-33. Pertandingan ini akan berlangsung pada Jumat (15/5) sore hari di Stadion H. Agus Salim. Tim yang dikenal dengan julukan Kabau Sirah ini akan menghadapi Persebaya Surabaya, sebuah laga yang memiliki bobot penting meski tidak lagi menentukan posisi mereka di klasemen.

Rekor kandang Semen Padang dalam musim ini belum menunjukkan performa yang memuaskan. Dari 16 pertandingan kandang yang telah dijalani, tim asal Sumatera Barat hanya mampu meraih tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan 10 kali kalah. Hal ini menjadi tantangan besar bagi pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, yang bertekad untuk memperbaiki rekor tersebut di laga kandang ke-17 melawan Persebaya.

“Persiapan berjalan seperti biasa. Meskipun laga ini tidak lagi memiliki pengaruh signifikan bagi kami, kami tetap akan berusaha maksimal. Kami ingin memberikan kemenangan sebagai hadiah terakhir untuk masyarakat Padang,” ujar Imran.

Semen Padang sudah memastikan diri terdegradasi dan akan berlaga di level kedua pada musim 2026-2027. Saat ini, mereka masih berada di posisi ke-17 dengan total poin 20 hingga pekan ke-32.

Imran juga menyampaikan bahwa pemainnya sangat antusias untuk laga ini. Ia akan melakukan beberapa perubahan strategi dan mencoba pemain-pemain yang jarang mendapat kesempatan bermain musim ini.

Rekor Kemenangan Imran Nahumarury Lawan Persebaya

Imran memiliki modal kuat jelang laga melawan Persebaya. Dalam tiga pertemuan sebelumnya, ia tidak pernah kalah. Transfermarkt mencatat bahwa Imran menang dua kali dan sekali imbang dalam tiga duel lawan Bajol Ijo. Bahkan saat masih menukangi Malut United musim 2024-2025, ia mampu meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang saat menghadapi Persebaya.

Pada musim 2021-2022, ketika masih melatih PSIS Semarang, Imran juga berhasil mengalahkan Persebaya dengan skor 3-2. Ia percaya bahwa persiapan yang dilakukan oleh tim sudah cukup matang.

“Dua laga terakhir akan sangat berat. Tapi kami sudah siapkan semuanya. Jika bisa meraih enam poin dari dua laga terakhir, kenapa tidak? Tapi kita juga harus realistis,” tambah Imran.

Persiapan Persebaya dan Rekor Masa Lalu

Di sisi lain, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, juga memiliki catatan positif dalam pertemuan dengan Semen Padang. Dalam tiga kali pertemuan sebelumnya, Tavares mencatatkan satu kemenangan dan dua hasil imbang. Ia menyatakan bahwa bermain di Padang selalu sulit, karena Persebaya belum pernah menang di stadion H. Agus Salim.

“Kami berharap bisa mengubah sejarah itu,” ujar Tavares.

Data Flashscore menunjukkan bahwa Semen Padang tidak pernah kalah dalam delapan pertemuan kandang melawan Persebaya. Dari pertemuan tersebut, Semen Padang menang tiga kali, Persebaya hanya menang sekali, dan empat kali hasil imbang.

Head-to-Head Antara Imran dan Tavares

Transfermarkt juga mencatat rekor head-to-head antara Imran dan Tavares. Dalam dua pertemuan musim 2024-2025, Tavares mampu meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang atas Imran. Namun, Imran tetap optimis dengan kemampuan yang dimiliki oleh timnya.

Laga ini akan menjadi pertandingan yang sangat menarik, baik dari segi strategi maupun motivasi para pemain. Meskipun tidak lagi menentukan posisi di klasemen, laga ini akan menjadi momen penting bagi Semen Padang untuk memberikan penampilan terbaiknya di depan pendukung setia mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *