SURABAYA – SD Muhammadiyah 16 Surabaya kembali menggelar Festival Anak Kreatif (Famfest) 2026 dengan meriah di Gedung ACC (Airlangga Convention Center) Unair, Sabtu (23/5/2026). Mengusung tema “Kami Muslim, Kami Pemimpin”, kegiatan tahunan ini melibatkan seluruh elemen sekolah mulai siswa, guru, wali murid hingga alumni.
Famfest tahun ini tampil lebih megah dengan suguhan drama musikal yang mengangkat suasana kejayaan Islam. Berbagai penampilan siswa dikemas kreatif dan edukatif sebagai bagian dari implementasi pembelajaran kontekstual di lingkungan sekolah.
Kepala SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Elly Rhodlifah, SH., M.Pd., berharap Famfest mampu memperkuat budaya sekolah yang humanis, kreatif, dan kolaboratif.
“Famfest bukan hanya sekadar pertunjukan, tetapi menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kepemimpinan, kreativitas, dan semangat bekerja sama. Kami ingin siswa memiliki pengalaman belajar yang berkesan sekaligus membangun karakter islami sejak dini,” tutur Elly.
Ia menegaskan bahwa Famfest merupakan bentuk pembelajaran dinamis yang terus berkembang dari tahun ke tahun. Menurutnya, guru dituntut memiliki growth mindset agar pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan zaman dan karakter siswa.
Sementara itu, Humas Sekolah Kreatif Baratajaya, Agus Mulyadi, M.Pd., mengatakan Famfest bukan sekadar pentas seni tahunan, melainkan bagian dari implementasi pembelajaran kontekstual yang dikemas dalam bentuk drama musikal.
“Drama yang ditampilkan hari ini benar- benar terasa nyata karena menggunakan lighting utama, smoke effect, background visual lengkap, dan dekorasi panggung secara penuh yang mampu menghadirkan suasana masa kejayaan Islam,” ujarnya.
Menurut Agus, proses kreatif selama persiapan menjadi nilai utama dalam pembelajaran. Siswa tidak hanya belajar sejarah Islam, tetapi juga membangun komunikasi, keberanian tampil, dan kemampuan bekerja sama dalam tim.
Keseriusan tampak dari keterlibatan tim editing dan teknis yang terus memantau sinkronisasi musik, visual, lighting, hingga alur cerita. Mereka memastikan setiap adegan mampu membangun emosi penonton dan menghadirkan pengalaman pertunjukan yang menarik.
Para volunteer alumni juga terlihat aktif di berbagai lini kegiatan, mulai registrasi peserta, pengondisian tamu, dokumentasi, pengaturan backstage, hingga koordinasi teknis di area pertunjukan. Kehadiran mereka membuat jalannya acara lebih tertata sekaligus menghadirkan suasana hangat dan akrab.
Bagi para alumni, keterlibatan di Famfest bukan hanya soal membantu acara sekolah, tetapi juga menjadi momen reuni dan melepas rindu dengan keluarga besar Sekolah Kreatif.
“Alhamdulillah panitia sangat terbantu. Para alumni dari berbagai angkatan bersedia menjadi volunteer dengan peran yang mereka koordinasikan sejak H-1 pelaksanaan,” ujar Agus.
Selain menjadi ajang unjuk kreativitas siswa, Famfest 2026 juga menjadi ruang penguatan karakter kepemimpinan islami. Tema “Kami Muslim, Kami Pemimpin” diwujudkan melalui berbagai penampilan yang mengangkat nilai keberanian, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan kerja sama.






