PSIM Yogyakarta telah menyelesaikan kompetisi Super League 2025-2026. Tim yang berjuluk Laskar Mataram ini menjalani laga terakhir musim ini dengan menghadapi Arema FC. Pertandingan tersebut digelar di kandang Arema FC pada Jumat (22/5/2026). Sayangnya, PSIM harus menerima kekalahan dari Arema FC dengan skor akhir 1-3. Hasil ini membuat PSIM finis di luar 10 besar klasemen Super League 2025-2026.

PSIM menempati posisi ke-11 dengan raihan 45 poin. Tak lama setelah pertandingan tersebut, pihak PSIM mengumumkan perpanjangan kontrak pelatih mereka, Jean Paul Van Gastel. Pelatih asal Belanda itu akan memperpanjang kontraknya hingga Super League 2026/2027.
Steven Sunny, General Manager PSIM, menjelaskan bahwa pihak klub sangat puas dengan gaya permainan menyerang yang ditunjukkan oleh Van Gastel sepanjang musim ini. Ia menegaskan bahwa pelatih tersebut telah membuktikan kapasitasnya dalam memimpin tim.
“Coach Van Gastel sudah membuktikan kapasitasnya sepanjang musim ini,” ujarnya.
“Yang terpenting, tim ini konsisten menunjukkan identitas permainan menyerang dan penguasaan bola dari awal hingga akhir musim.”
“Membangun skuad yang kuat dan berkelanjutan juga tidak bisa dilakukan secara instan, semua membutuhkan proses yang terus berkembang.”
“Karena itu, coach Van Gastel adalah sosok yang sangat tepat untuk melanjutkan fondasi ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, Steven Sunny menegaskan bahwa PSIM akan mempercayai proses yang ada bersama Van Gastel. Dalam hal ini, ia mengaku meniru cara Arsenal yang mempertahankan Mikel Arteta cukup lama hingga akhirnya meraih juara Liga Inggris 2025-2026.
“Harapan kami tentu bisa bersaing dan tampil stabil di Super League karena ini adalah kompetisi yang panjang dan penuh tantangan.”
“Mungkin hasilnya tidak akan langsung membawa kami ke papan atas, tetapi kami sedang membangun fondasi klub secara bertahap dan berkelanjutan.”
“Kami belajar dari banyak klub luar negeri, seperti Arsenal bersama Mikel Arteta, bahwa kesuksesan membutuhkan waktu, proses, dan fondasi yang kuat untuk mencapai tujuan utama,” tuturnya.
Sementara itu, Van Gastel mengaku senang dengan perpanjangan kontrak ini. Pelatih berusia 54 tahun itu mengaku sudah terlanjur nyaman tinggal di Yogyakarta.
“Saya pikir klub ini memiliki jiwa.”
“Saya juga menyukai kehidupan saya di luar sepak bola.”
“Yogyakarta benar-benar kota indah untuk ditinggali.”
“Semua paket lengkap ini membuat saya ingin bertahan setidaknya satu tahun lagi,” ucap Van Gastel.





