Daerah  

Latihan Dasar Kepemimpinan 2 Hikmahbudhi Bangka, Tanamkan Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda

Pangkalpinang Pengurus Cabang Himpunan Mahasiswa Buddhis (PC Hikmahbudhi) Bangka, sukses menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan 2 (LDK 2) pada hari Sabtu (02/05/2026)  di Ruang Auditorium Mas’ud Hasan Qolay, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan yang mengusung tema “Be The Leader, Make The Change” ini diikuti sekitar 100 peserta dari kalangan internal organisasi maupun peserta eksternal.

Sebanyak 50 peserta eksternal turut hadir dari beberapa sekolah di Kota Pangkalpinang, di antaranya SMA Negeri 1 Pangkalpinang, SMK Bakti Pangkalpinang, dan SMK Negeri 1 Pangkalpinang.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H. Pril Marori, yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan 2 tersebut.

Turut hadir pula Pembimas Agama Buddha Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sakiyo. Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh Penyelenggara Bimas Buddha Kabupaten Bangka sekaligus Dewan Penasehat PC Hikmahbudhi Bangka, Sarjono, serta Penyelenggara Bimas Buddha Kota Pangkalpinang, Misno.

Dari kalangan internal PC Hikmahdudhi Bangka, hadir ketua periode 2024 – 2026, Silvie Chestella, dan Ketua Pelaksana kegiatan LDK 2 tahun 2026, Cherynia Laurencia Ruchou.

Dalam sambutannya, H. Pril Marori mengajak agar generasi muda harus memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, berintegritas, serta mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini, yang dinilai mampu menjadi wadah pembinaan karakter dan pengembangan potensi generasi muda Buddhis di Bangka Belitung.

Kegiatan ini sangat baik untuk generasi muda, penting anak muda sekarang untuk memiliki karakter yang baik dan pengembangan potensi yang dimiliki,” ujarnya

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan berbagai materi kepemimpinan dan pengembangan diri dari sejumlah narasumber.

Materi pertama disampaikan oleh Y. M. Piter Tanuwijaya mengenai teknik pengambilan keputusan dalam perspektif Buddhis serta kaitannya dengan hukum karma.

Materi kedua dibawakan oleh Dahnan, dengan pembahasan mengenai teknik lobi dan komunikasi yang efektif dalam organisasi.

Sementara itu, materi ketiga disampaikan oleh Dr. Bambang Patijaya, SE, MM, yang membahas teori advokasi dan ekonomi kerakyatan.

Dalam penyampaiannya, peserta diajak memahami pentingnya kemampuan advokasi serta peran generasi muda dalam membangun ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.

Kegiatan LDK 2 ini tidak hanya menjadi ajang pelatihan kepemimpinan semata, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, mental, dan pola pikir generasi muda agar lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.

Melalui kegiatan ini, peserta diajarkan bagaimana menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama dalam tim, serta memiliki keberanian dalam mengambil keputusan.

LDK 2 PC Hikmahbudhi Bangka ini juga memberikan pemahaman kepada peserta bahwa seorang pemimpin bukan hanya seseorang yang mampu memberi perintah, tetapi juga harus mampu menjadi teladan, pendengar yang baik, serta memiliki rasa empati terhadap sesama.

Nilai-nilai Buddhis yang disampaikan dalam kegiatan turut memperkuat pembentukan karakter peserta agar mampu memimpin dengan kebijaksanaan dan rasa kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif di lingkungan sekolah, organisasi, maupun masyarakat luas. Dengan adanya pelatihan seperti ini, PC Hikmahbudhi Bangka berharap dapat melahirkan generasi muda yang aktif, kritis, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi demi kemajuan daerah dan bangsa.