SURABAYA – Universitas Airlangga resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 dalam konferensi pers yang digelar di Hall Lantai 1 Gedung Manajemen Kampus MERR-C, Senin (25/5/2026). Sebanyak 2.771 calon mahasiswa baru dinyatakan lolos dan akan bergabung sebagai Ksatria Airlangga.
Rektor Universitas Airlangga, M. Madyan menyampaikan, jumlah tersebut dipilih dari total 69.620 peserta yang mendaftar melalui jalur SNBT. Dari angka itu, sebanyak 470 calon mahasiswa merupakan penerima program KIP Kuliah.
Menurut Prof Madyan, penerimaan mahasiswa penerima KIP Kuliah menjadi bentuk nyata komitmen Unair dalam membuka akses pendidikan tinggi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Penerimaan KIP Kuliah ini sebagai wujud komitmen Unair terhadap pendidikan inklusif,” ujarnya.
Ia juga menuturkan bahwa mahasiswa yang diterima tahun ini berasal dari 32 provinsi di Indonesia dengan dominasi mahasiswi mencapai 64,42 persen. Hal tersebut menunjukkan bahwa Unair tetap menjadi salah satu perguruan tinggi favorit di tingkat nasional.
“Meskipun berada di Jawa Timur, Unair menerima mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai Pulau Jawa hingga Papua Barat. Ini membuktikan bahwa gaung excellent with morality semakin dikenal luas di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Prof Madyan memaparkan bahwa Program Studi S1 Kedokteran masih menjadi jurusan paling kompetitif di rumpun Sarjana dengan tingkat keketatan 3,11 persen. Posisi berikutnya ditempati Kedokteran FIKKIA sebesar 3,67 persen dan Psikologi 3,98 persen.
Sementara pada rumpun Vokasi, persaingan justru tercatat lebih ketat. Program D3 Keperawatan menjadi yang paling kompetitif dengan tingkat keketatan 1,15 persen, disusul D4 Akuntansi Bisnis Digital sebesar 1,20 persen.
Selain tingkat persaingan, Program Studi S1 Kedokteran juga mencatat rerata nilai tertinggi untuk kelompok saintek, yakni mencapai 730,45. Sedangkan pada kelompok soshum, Program Studi Akuntansi mencatat rerata nilai tertinggi sebesar 684,33. Untuk program vokasi, D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi program studi dengan rerata nilai tertinggi, yakni 659,76.
“S1 Kedokteran dari tahun ke tahun masih menjadi program studi dengan rerata nilai tertinggi di Universitas Airlangga,” imbuhnya.
Prof Madyan turut menegaskan bahwa seluruh proses seleksi SNBT di lingkungan Unair berjalan secara murni, transparan, dan bebas dari praktik kecurangan.
Sementara itu, Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Unair, Achmad Solihin mengatakan, pihak kampus telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kecurangan selama proses seleksi berlangsung.
“Tentunya kami sudah mempersiapkan semaksimal mungkin, mulai pemeriksaan menggunakan metal detector, verifikasi dokumen, pencocokan wajah peserta, hingga berbagai mekanisme pengawasan lainnya,” jelasnya.





