Mariano Peralta Jadi Incaran Klub Besar! Persebaya, Persib, dan Persija Berebut Pemain Top

Persebaya Surabaya Tertarik Dapatkan Mariano Peralta

Persebaya Surabaya dikabarkan sedang memburu winger tajam Borneo FC, Mariano Peralta, menjelang bursa transfer Super League 2026/2027. Pemain asal Argentina ini menjadi incaran sejumlah klub papan atas setelah menunjukkan performa luar biasa dengan koleksi 20 gol dan 14 assist bersama Borneo FC hingga dijuluki sebagai pemain terbaik musim ini.

Rumor ketertarikan Persebaya Surabaya terhadap Mariano Peralta pertama kali muncul melalui unggahan akun Instagram @tribunpersebaya pada Sabtu (23/5). Nama pemain berusia 28 tahun tersebut langsung memancing antusiasme besar dari para penggemar Persebaya di media sosial.

”Belum menemui kata sepakat dengan Bruno Moreira, Persebaya dikabarkan tengah mengincar calon pemain terbaik Super League musim ini milik Borneo FC, Mariano Ezequiel Peralta Bauer,” tulis akun tersebut. Unggahan itu juga menyertakan statistik mengerikan Mariano Peralta sepanjang musim ini. Dari 33 pertandingan, sang winger sukses mengemas 18 gol dan 13 assist untuk Borneo FC.

Meski begitu, akun tersebut juga memberi penegasan jika kabar tersebut masih sebatas rumor transfer. ”Disclaimer: Masih sebatas rumor & bukan Info A1,” lanjut unggahan itu.

Mengapa Mariano Peralta Jadi Rebutan Klub Besar?

Mariano Peralta menjadi salah satu pemain paling konsisten di Super League 2025/2026. Kecepatan, kemampuan duel satu lawan satu, hingga naluri mencetak gol membuatnya menjelma sebagai senjata utama lini serang Borneo FC. Data statistiknya musim ini bahkan semakin mencolok setelah dia mencatatkan total 34 pertandingan dengan 20 gol dan 14 assist.

Selain itu, Mariano Peralta juga membukukan 3.039 menit bermain dengan hanya menerima tiga kartu kuning sepanjang musim. Produktivitas tersebut membuat harga pasar Mariano Peralta ikut melonjak. Saat ini, winger asal Argentina itu ditaksir memiliki nilai pasar mencapai Rp 10,43 miliar.

Tak heran jika banyak klub besar mulai memantau situasinya. Persebaya Surabaya disebut melihat Mariano Peralta sebagai sosok ideal untuk memperkuat sektor sayap musim depan. Situasi negosiasi kontrak Bruno Moreira yang belum menemui titik terang juga membuat rumor kedatangan Mariano Peralta semakin kencang. Apalagi, Green Force membutuhkan pemain dengan produktivitas tinggi untuk menjaga daya gedor di papan atas Super League musim depan.

Persib Bandung dan Persija Jakarta Sudah Lebih Dulu Dikaitkan

Sebelum rumor Persebaya Surabaya mencuat, Mariano Peralta lebih dulu dikaitkan dengan Persib Bandung dan Persija Jakarta. Dua klub raksasa itu disebut sudah memantau perkembangan pemain Borneo FC tersebut sejak beberapa pekan terakhir.

Kabar itu salah satunya diungkap akun Instagram @plesbol.inc pada Senin (8/5). Dalam unggahan tersebut, Mariano Peralta disebut diincar empat klub Super League sekaligus. ”Mariano Peralta kabarnya diincar empat klub Super League lainnya untuk musim depan. Persija, Persib, PSS, Dewa United,” tulis akun tersebut.

Rumor itu langsung memancing spekulasi besar di kalangan pecinta sepak bola nasional. Persib Bandung disebut membutuhkan tambahan winger tajam untuk menjaga dominasi mereka musim depan. Sementara Persija Jakarta juga terus mencari sosok pembeda di lini depan setelah performa inkonsisten musim ini. Dewa United dan PSS Sleman pun ikut dikaitkan dalam daftar peminat Mariano Peralta.

Persaingan mendapatkan tanda tangan pemain Argentina itu dipastikan tidak mudah. Selain memiliki statistik elite, Mariano Peralta juga masih berada dalam usia emas sebagai pemain profesional.

Perjalanan Karir Mariano Peralta Sebelum Bersinar di Indonesia

Mariano Peralta memulai karir sepak bolanya di Argentina bersama akademi CA San Lorenzo de Almagro pada periode 2018 hingga 2022. Dari sana, dia mulai mendapat kesempatan berkembang sebagai winger eksplosif dengan kemampuan menyerang yang komplet.

Pada 14 Februari 2022, Mariano Peralta dipinjamkan ke Union de Santa Fe hingga 31 Desember 2022. Bersama klub tersebut, dia mencatatkan 40 pertandingan dengan torehan tiga gol dan dua assist. Setelah kembali ke San Lorenzo, Mariano Peralta memutuskan hengkang pada 18 Agustus 2023. Langkah berikutnya membawa sang pemain menuju kompetisi Uruguay bersama CA Cerro.

Karirnya di Uruguay cukup stabil meski belum terlalu meledak. Bersama CA Cerro, Mariano Peralta memainkan 35 pertandingan dengan koleksi tiga gol dan empat assist. Performa terbaiknya justru muncul setelah bergabung dengan Borneo FC. Adaptasi cepat di sepak bola Indonesia membuat Mariano Peralta langsung menjelma sebagai salah satu winger paling berbahaya di Super League.

Kini, masa depannya mulai menjadi bahan pembicaraan panas di bursa transfer. Persebaya Surabaya, Persib Bandung, hingga Persija Jakarta dikabarkan siap bersaing untuk memboyong pemain yang disebut-sebut sebagai kandidat pemain terbaik Super League musim ini.

Bagi Persebaya Surabaya, kehadiran Mariano Peralta tentu bisa menjadi suntikan kekuatan besar untuk menatap musim baru. Namun dengan banyaknya klub peminat dan nilai pasar yang terus naik, Green Force dipastikan harus bekerja ekstra keras jika ingin membawa sang winger ke Surabaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *