BERITA  

Jelang Wukuf, Jemaah Haji Indonesia Perbanyak Doa dan Baca Alquran

Jemaah Haji Indonesia Melaksanakan Ibadah Wukuf di Arafah

Jemaah haji Indonesia kembali menjalani ibadah wukuf pada hari ini, yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah 1447 H atau 26 Mei 2026. Ibadah wukuf ini dilaksanakan setelah masuk waktu Zuhur, sekitar pukul 12.30 Waktu Arab Saudi atau sekitar pukul 16.30 WIB. Perbedaan waktu antara Indonesia dan Arab Saudi sekitar 4 jam.

Prosesi wukuf di Arafah terdiri dari beberapa tahapan. Pertama-tama, akan dilakukan khutbah wukuf. Setelah itu, jemaah melaksanakan salat berjemaah dengan sistem jama’ qashar untuk shalat Zuhur dan Asar. Selanjutnya, dilakukan zikir dan doa bersama.

Dari pantauan di lokasi, jemaah haji Indonesia telah memadati tenda-tenda yang disediakan di Arafah. Sebagian besar jemaah mengisi waktu sebelum wukuf dengan berdiam di tenda, berdoa, atau membaca Alquran. Beberapa lainnya tampak duduk atau berjalan di sekitar area tenda.

Prosesi Khutbah dan Salat Berjemaah

Di dalam tenda misi haji, khutbah wukuf akan disampaikan oleh anggota Amirulhaj, KH Asep Saefuddin Chalim. Tema yang diangkat dalam khutbah tersebut adalah “Kemaslahatan Bangsa dan Haji Mabrur: Menilik Esensi ‘Tri Sukses Haji’”.

Sementara itu, salat jama’ qashar Zuhur dan Asar akan dipimpin oleh KH Abdullah Kafabihi Mahrus. Prosesi wukuf di tenda misi haji Indonesia akan dihadiri oleh beberapa tokoh penting, seperti Menteri Haji dan Umrah, Moch Irfan Yusuf; Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak; Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar; Wakil Menteri Agama Romo Mohammad Syafii, Ketua Tim Pengawas DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal; Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad; serta anggota Amirulhaj.

Menhaj Gus Irfan dijadwalkan akan memberikan sambutan sebelum dimulainya prosesi wukuf. Sambutan juga akan disampaikan oleh Ketua Tim Pengawas DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal serta Duta Besar RI. Gus Irfan bersama Amirulhaj juga berencana mengunjungi tenda jemaah haji di Arafah.

Penyelenggaraan Ibadah di Muzdalifah

Setelah mengikuti proses wukuf, jemaah haji Indonesia secara bertahap akan diberangkatkan ke Muzdalifah mulai pukul 19.00 WAS atau setelah masuk waktu Magrib. Bagi jemaah yang mengikuti program mabut murur, mereka akan mabit dengan cara melintas di Muzdalifah, turun sebentar, kemudian menuju Mina.

Untuk jemaah non murur, mereka akan turun dan mabit di Muzdalifah dan diberangkatkan secara bertahap ke Mina setelah pertengahan malam.

Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi meminta agar jemaah haji tetap berada di dalam tenda sejak datang hingga setelah pukul 16.00 demi keselamatan. Jemaah tidak disarankan pergi ke Masjid Namirah atau Jabal Rahmah. Jemaah haji disarankan untuk melaksanakan salat Zuhur dan Asar di dalam tenda dan mendengarkan khutbah Arafah dari dalam tenda.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *