Ruben Onsu Persiapkan Hewan Kurban untuk Idul Adha 1447 H
Ruben Onsu, seorang artis ternama di Indonesia, telah mempersiapkan hewan kurban untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H. Ia menegaskan bahwa berkurban bukan sekadar kebiasaan tahunan biasa, melainkan sebuah ibadah yang memiliki makna spiritual mendalam.
Pada perayaan Idul Adha yang diperkirakan jatuh pada 27 Mei 2026, Ruben Onsu memastikan diri untuk menunaikan kewajibannya sebagai umat Muslim. Ia telah menyiapkan seekor sapi jumbo dengan berat mencapai 1 ton dan memiliki corak warna hitam dan putih. Untuk memastikan kualitas hewan tersebut, ia bahkan turun langsung ke lapangan tanpa melalui perantara.
“Awalnya lewat video dan foto, lalu saya suka. Setelah itu saya turun langsung melihat fisiknya secara langsung. Saya lihat beberapa pilihan dan akhirnya menentukan pilihan,” ujar Ruben Onsu di kawasan Bekasi, baru-baru ini.
Menariknya, Ruben memiliki kriteria unik dalam memilih hewan kurban. Ia tidak hanya memperhatikan bobot atau ukuran tubuh sapi, tetapi juga mengamati gestur dan perilaku emosional hewan tersebut ketika berinteraksi dengannya. Ia mengatakan bahwa hewan yang dipilih harus menunjukkan sikap tenang dan patuh saat didekati.
“Saya pilih yang ketika saya dekati, ya dia nunduk, dia nurut. Tidak yang bergeser. Kan ada yang seperti itu. Kalau ini yang ketika kita pegang kepalanya, ya dia nunduk dan nurut,” tambahnya.
Bagi Ruben Onsu, berkurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah bentuk pengabdian yang penuh makna. Ia percaya bahwa hewan yang dikurbankan dengan tulus akan menjadi penyelamat dan pendamping di kehidupan setelah kematian.
“Karena itu adalah salah satu yang akan mendampingi kita nanti, ya, menjadi kendaraan kita nanti. Kalau aku sih gitu doang. Jadi ketika dia lakukan itu (nunduk), ya udah saya langsung, ‘Iya, ini aja’,” lanjut Ruben.
Pengawasan Penyaluran Daging Kurban
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini Ruben Onsu memutuskan untuk fokus pada satu lokasi saja dalam melaksanakan ibadah kurbannya. Ia memberikan pesan kepada pihak panitia agar proses distribusi daging kurban dilakukan secara ketat, sehingga bisa sampai kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
“Makanya saya bilang mudah-mudahan tepat sasaran. Saya juga bilang ke panitia harus diseleksi banget ya nggak boleh asal-asalan karena banyak yang membutuhkan,” ujar Ruben.
Sebagai bentuk totalitasnya dalam berkurban, Ruben Onsu juga berencana untuk datang dan memantau langsung proses penyembelihan sapi miliknya sesaat setelah pelaksanaan salat Idul Adha selesai.
“Salat Id-nya beda tempat, ya. Jadi, kita lihat dulu lintasan jalanannya. Kan kadang-kadang ada yang habis salat Id, mereka udah langsung potong kurban, kan,” jelas Ruben Onsu.
Namun, hingga saat ini, ia belum memberikan informasi detail terkait lokasi penyembelihan hewan kurban tersebut.






