Lilik Hendarwati: Kemajuan Surabaya Harus Dirasakan Semua Warga Tanpa Terkecuali

Teks Foto : Anggota DPRD Jawa Timur dari Dapil Surabaya, Lilik Hendarwati, mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan Surabaya yang aman, nyaman, dan sejahtera bagi seluruh warga pada momentum Hari Jadi Kota Surabaya ke-733. (ist)

SURABAYA – Peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan Surabaya, Lilik Hendarwati, berharap kemajuan Kota Pahlawan dapat dirasakan seluruh warga tanpa terkecuali, mulai dari kawasan pusat kota hingga wilayah pinggiran.

Mengusung tema “Surabaya Hebat, Surabaya Kuat, Surabaya Maju untuk Indonesia”, peringatan HJKS tahun ini dinilai bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menghadirkan kesejahteraan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Lilik menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur atau tingginya pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, indikator utama kemajuan kota adalah ketika masyarakat dapat merasakan kehidupan yang aman, nyaman, tenteram, dan sejahtera.

“Harapannya Surabaya selalu aman, nyaman, tenteram, dan sejahtera mulai dari yang di pinggiran sampai yang di tengah. Semuanya sama, tidak ada perbedaan,” ujar Lilik.

Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur itu menilai pemerataan pembangunan harus terus menjadi perhatian pemerintah daerah. Warga yang tinggal di wilayah pinggiran, kata dia, memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan publik, fasilitas, dan akses pembangunan yang berkualitas.

Selain pemerataan pembangunan fisik, Lilik menekankan pentingnya sektor pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan kota. Ia mendorong agar program pendidikan gratis terus diperkuat sehingga seluruh anak Surabaya memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

Menurutnya, pemerataan fasilitas pendidikan juga perlu ditingkatkan agar masyarakat tidak lagi menghadapi kendala jarak maupun persoalan zonasi saat mengakses sekolah.

“Pendidikan harus menjadi prioritas. Semua warga harus mendapatkan kesempatan belajar yang setara dan mudah diakses,” katanya.

Di bidang kesehatan, Lilik berharap pemerintah terus meningkatkan kualitas layanan yang mudah dijangkau dan terjangkau oleh seluruh masyarakat. Ia menegaskan bahwa akses kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus dapat dirasakan oleh setiap warga tanpa diskriminasi.

Perhatian terhadap kelompok masyarakat rentan juga menjadi sorotannya. Menurut Lilik, bantuan sosial harus disalurkan secara tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

“Yang membutuhkan harus benar-benar diperhatikan dan dibantu. Jangan sampai ada pilih-pilih,” tegasnya.

Lilik juga menyoroti pentingnya pemerataan sarana dan prasarana kota. Ia menilai kawasan pinggiran merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Surabaya dan harus memperoleh perhatian pembangunan yang sama agar tidak terjadi kesenjangan antarwilayah.

Pada momentum Hari Jadi Surabaya, persoalan lingkungan turut menjadi perhatian. Lilik menilai penanganan sampah membutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga pengurus lingkungan di tingkat RT dan RW.

“Perlu sinergi bersama antara warga, masyarakat, pemerintah, dan RT/RW. Kalau semua bergerak bersama, persoalan sampah di Surabaya bisa lebih teratasi,” ujarnya.

Di sisi lain, ia mengaku optimistis terhadap potensi generasi muda Surabaya. Menurutnya, berbagai fasilitas dan peluang yang tersedia saat ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan prestasi.

Karena itu, ia mengajak anak muda Surabaya untuk terus aktif, produktif, dan berani mengambil peluang demi mendukung kemajuan kota.

“Anak-anak muda Surabaya harus memanfaatkan fasilitas dan kemudahan yang ada. Jangan pasif, harus aktif, terus berkarya, dan mengambil peluang yang tersedia,” tuturnya.

Dalam sektor ekonomi, Lilik juga mendorong penguatan dukungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, kemudahan akses permodalan, pendampingan usaha, serta perluasan pasar menjadi faktor penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat.

Menutup pesannya, Lilik mengucapkan selamat Hari Jadi ke-733 Kota Surabaya. Ia berharap Kota Pahlawan terus berkembang menjadi kota yang maju, inklusif, dan mampu menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh warganya.

“Selamat Hari Jadi Kota Surabaya. Mudah-mudahan Surabaya makin aman, nyaman, dan sejahtera untuk seluruh warga Surabaya,” pungkasnya.