8 destinasi wisata ikonik di Brasil, dari Rio de Janeiro hingga Hutan Amazon

Pengalaman Liburan yang Tak Terlupakan di Brasil

Brasil adalah negara yang kaya akan keanekaragaman alam dan budaya. Dari pantai ikonik hingga air terjun raksasa, hutan hujan Amazon, hingga kota-kota kolonial yang penuh sejarah, setiap destinasi menawarkan pengalaman unik yang tak terlupakan. Tidak hanya tentang karnaval dan sepak bola, Brasil juga menjadi tujuan wisata yang menawarkan petualangan, alam, dan budaya yang luar biasa.

Berikut ini adalah daftar destinasi wisata terbaik di Brasil yang bisa kamu jadikan inspirasi untuk liburanmu selanjutnya:

1. Rio de Janeiro



Perjalanan di Rio de Janeiro biasanya dimulai dengan mengunjungi Christ the Redeemer yang berada di puncak Corcovado. Untuk mencapainya, kamu bisa menggunakan kereta dari stasiun Rua Cosme Velho 513 yang beroperasi dari pukul 08.00 hingga 19.00 dengan harga tiket sekitar R$90-120 (sekitar Rp288.000–Rp384.000). Setelah itu, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Sugarloaf Mountain di wilayah Urca untuk menaiki kereta gantung yang beroperasi hingga pukul 20.00.

Di sela waktu tersebut, jangan lewatkan kesempatan untuk berfoto di Escadaria Selarón, sebuah tangga publik yang dilapisi keramik artistik dari berbagai negara. Untuk makan, pengalaman makan di Churrascaria lokal menjadi wajib karena sistem pelayanannya yang menyajikan berbagai jenis daging bakar langsung ke meja kamu.

2. Foz do Iguaçu



Di ujung barat Brasil, kamu akan menemukan Taman Nasional Iguaçu yang berlokasi di Av. das Cataratas, KM 18. Taman ini buka mulai pukul 09.00 hingga 16.00 dengan biaya masuk sekitar R$100 (sekitar Rp320.000). Cerita utama di sini adalah menyusuri jalur pejalan kaki sepanjang 1,2 km yang membawa kamu tepat ke depan gemuruh Garganta do Diabo, yang merupakan spot foto paling ikonik di seluruh kompleks air terjun.

Jika ingin lebih dekat, kamu bisa mengambil paket Macuco Safari, yaitu tur perahu mesin yang menembus kabut air terjun. Untuk kuliner, wilayah ini menawarkan Pirá de Foz, hidangan ikan sungai lokal yang diolah dengan saus khusus.

3. Salvador, Bahia (Pusat Budaya)



Menjelajahi Salvador berarti menyusuri distrik Pelourinho yang penuh dengan bangunan kolonial abad ke-17. Meskipun area jalanannya dapat diakses gratis 24 jam, gereja-gereja bersejarah seperti Igreja de São Francisco biasanya menarik biaya masuk R$5-10 (sekitar Rp16.000–Rp32.000) dan buka hingga pukul 17.00.

Kamu bisa berfoto di depan rumah-rumah pastel yang menjadi ikon kota ini sebelum menaiki Elevador Lacerda, lift kota yang menghubungkan area pelabuhan dengan pusat sejarah. Di sepanjang jalan, kamu akan menemui para penjual Acarajé (bola kacang goreng udang) yang merupakan makanan jalanan paling representatif dari budaya Afro-Brasil di Bahia.

4. Manaus dan Hutan Amazon



Petualangan di Amazon berpusat di kota Manaus, di mana kamu bisa mengunjungi Teatro Amazonas, sebuah gedung opera klasik yang buka untuk tur hingga sore hari. Dari pelabuhan, kamu akan memulai perjalanan air untuk menyaksikan Meeting of Waters, fenomena bertemunya dua arus sungai berbeda warna yang tidak menyatu.

Aktivitas berlanjut ke pemukiman lokal untuk melihat cara hidup suku adat dan memancing piranha di anak sungai. Foto paling ikonik di sini adalah saat berada di atas kapal dengan latar belakang pertemuan arus sungai tersebut. Untuk makanan, jangan lewatkan ikan Tambaqui bakar yang menjadi menu utama di hampir seluruh restoran di Manaus.

5. Lençóis Maranhenses



Kunjungan ke Lençóis Maranhenses memerlukan titik berangkat dari kota Barreirinhas. Meskipun akses ke taman nasional ini gratis, secara teknis kamu harus menyewa kendaraan jip 4×4 seharga R$150-250 (sekitar Rp480.000–Rp800.000) karena medannya yang berupa pasir lepas. Tur biasanya dibagi menjadi waktu pagi atau sore hari untuk mengejar momen matahari terbenam di Lagoa Bonita.

Di sini, aktivitas utama adalah trekking di padang pasir dan berenang di laguna air tawar yang jernih. Setelah selesai, kamu bisa mencoba Arroz de Cuxá, hidangan nasi khas negara bagian Maranhão yang memiliki rasa asam gurih yang unik dari daun vinagreira.

6. Fernando de Noronha



Fernando de Noronha adalah destinasi yang sangat teratur secara administratif. Sebelum mendarat, kamu harus membayar Pajak Pelestarian (TPA) secara daring sekitar R$90 (sekitar Rp288.000) per hari. Selain itu, akses ke pantai utama seperti Baía do Sancho memerlukan kartu akses Taman Nasional seharga R$350 (sekitar Rp1.120.000).

Aktivitas harian sangat fokus pada konservasi, seperti snorkeling bersama penyu dan pengamatan lumba-lumba di titik pandang tebing. Spot foto yang paling diburu adalah pemandangan bukit Morro Dois Irmãos dari garis pantai.

7. Bonito, Mato Grosso do Sul



Wisata di Bonito mengharuskan kamu memesan tiket melalui sistem terpusat di agen lokal sebelum datang ke lokasi. Salah satu aktivitas paling informatif adalah floating di Rio da Prata, di mana kamu mengenakan baju pelampung dan masker untuk hanyut mengikuti arus sungai yang bening.

Destinasi lainnya adalah Gruta do Lago Azul, sebuah gua yang hanya menerima pengunjung hingga pukul 14.00 dengan tiket sekitar R$90-150 (sekitar Rp288.000–Rp480.000). Foto di dalam gua dengan latar danau biru elektrik adalah kewajiban bagi turis. Dalam hal kuliner, Bonito terkenal karena menyajikan daging Jacaré (buaya) legal yang diolah menjadi berbagai masakan seperti sate atau filet.

8. Ouro Preto



Berjalan di Ouro Preto memberikan gambaran tentang masa kejayaan tambang emas Brazil. Kamu bisa masuk ke bekas Tambang Emas Passagem atau tambang kuno lainnya untuk melihat terowongan bawah tanah. Gereja-gereja di sini, seperti São Francisco de Assis, buka hingga pukul 17.00 dengan biaya masuk sekitar R$10 (sekitar Rp32.000).

Karena kota ini berada di pegunungan, spot foto terbaik adalah pemandangan kota tua dengan menara-menara gereja yang muncul di sela kabut pagi. Untuk urusan makanan, kamu wajib mencoba Pão de Queijo asli dari wilayah Minas Gerais yang terkenal memiliki tekstur dan rasa keju paling otentik di seluruh Brasil.

Dari gemerlap Rio de Janeiro hingga keheningan alam di Amazon dan kota kolonial bersejarah, Brasil menawarkan pengalaman liburan yang begitu beragam dan tak terlupakan. Jadi, dari deretan destinasi wisata di atas, kamu paling ingin liburan ke tempat yang mana dulu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *