SIDOARJO – Aktivitas pelayanan karantina di Terminal Kargo Bandara Internasional Juanda tetap berjalan pada hari libur. Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding turun langsung meninjau pelaksanaan tugas petugas karantina di Satuan Pelayanan (Satpel) Karantina Bandara Juanda, Sidoarjo, Minggu (9/8/2026).
Kunjungan tersebut mengusung tema “Tugas Perkarantinaan di Bandara Juanda, Hari Libur Tetap Semangat Menjaga Negeri”. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelayanan dan pengawasan terhadap lalu lintas komoditas hewan, ikan, tumbuhan, serta produk turunannya berjalan efektif, efisien, dan tepat waktu.
Bandara Juanda menjadi salah satu simpul penting pergerakan komoditas di Jawa Timur. Tingginya aktivitas lalu lintas tersebut membuat keberadaan petugas karantina memiliki peran strategis dalam memastikan setiap komoditas yang masuk maupun keluar telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Dalam peninjauan itu, Karding melihat secara langsung sejumlah tahapan pelayanan. Mulai dari pemeriksaan dokumen, pemeriksaan fisik komoditas, pengawasan media pembawa, hingga aktivitas petugas dalam berkoordinasi dengan berbagai pihak di kawasan terminal kargo.
Karding mengatakan, pelayanan karantina tidak semata-mata berkaitan dengan pengawasan. Di sisi lain, petugas juga dituntut mampu memberikan pelayanan yang cepat dan memberikan kepastian kepada masyarakat maupun pelaku usaha.
“Pelayanan karantina tidak hanya berorientasi pada aspek pengawasan, tetapi juga harus mampu memberikan kemudahan dan kepastian layanan bagi masyarakat serta pengguna jasa karantina,” ujar Karding.
Menurutnya, pengawasan di pintu pemasukan dan pengeluaran menjadi bagian penting untuk melindungi sumber daya hayati Indonesia. Karantina memiliki tugas mencegah masuk dan tersebarnya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK), Hama Penyakit Ikan Karantina (HPIK), serta Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).
Karena itu, kesiapan petugas maupun dukungan sarana dan prasarana menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran layanan, terutama pada titik dengan aktivitas lalu lintas komoditas yang tinggi seperti Bandara Juanda.
Selain meninjau fasilitas dan proses pelayanan, Karding juga berdialog langsung dengan petugas di lapangan. Dialog tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi aktual pelaksanaan tugas, berbagai kendala yang dihadapi, sekaligus kebutuhan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Plt. Kepala Karantina Jawa Timur Hudiansyah Is Nursal, yang akrab disapa Ian, mengatakan penguatan pelayanan dan pengawasan terus dilakukan di seluruh tempat pemasukan dan pengeluaran di wilayah Jawa Timur, termasuk Bandara Juanda.
Ia menyebut tingginya lalu lintas komoditas di Satpel Bandara Juanda membutuhkan kesiapan petugas agar pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan optimal.
“Perlu diketahui lalu lintas komoditas baik hewan, ikan, dan tumbuhan di Satpel Bandara Juanda termasuk tinggi. Oleh karena itu pelayanan dan pengawasan oleh petugas perlu ditingkatkan guna mendukung proses bisnis karantina berjalan dengan baik,” terang Ian.
Menurut Ian, pengawasan tidak dapat dilakukan hanya oleh petugas karantina. Kolaborasi dengan pengelola bandara, instansi terkait, pelaku usaha, hingga masyarakat diperlukan untuk memastikan sistem perkarantinaan berjalan secara efektif.
Sejumlah komoditas yang dilalulintaskan melalui Satpel Bandar Udara Juanda antara lain ikan kakap, kerapu, bawal, tenggiri, kepiting hidup, sarang burung walet, serangga, tanaman hias, hingga bunga potong segar.
Setiap komoditas tersebut harus melalui proses pemeriksaan sesuai dengan ketentuan perkarantinaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan komoditas memenuhi persyaratan kesehatan sekaligus mencegah potensi penyebaran hama dan penyakit.
“Pengawasan karantina dilakukan untuk memastikan setiap komoditas memenuhi persyaratan kesehatan dan ketentuan perkarantinaan, sekaligus mencegah masuk dan tersebarnya hama dan penyakit karantina.bMelalui pengawasan berbasis risiko, lalu lintas komoditas dapat berlangsung aman, lancar, dan berkelanjutan,” tambah Ian.
Peninjauan Kepala Barantin di Bandara Juanda diharapkan memperkuat kesiapan jajaran Karantina Jawa Timur dalam menjalankan fungsi pelayanan sekaligus pengawasan. Terlebih, aktivitas lalu lintas komoditas di salah satu bandara utama Jawa Timur tersebut tetap berlangsung meski bertepatan dengan hari libur.






