SURABAYA – PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui program Merdeka Stunting 2026.
Berkolaborasi dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Pegadaian turut menyukseskan gerakan nasional bertajuk “Gerakan Bersama Pegadaian–POGI Menuju Indonesia Emas Bebas Stunting.” yang digelar pada (26/08/26) Rabu.
Sebagai bagian dari rangkaian program tersebut, kegiatan di wilayah kerja Pegadaian Kanwil XII Surabaya dilaksanakan di Pegadaian Area Malang dan Pegadaian Area Surabaya 1. Masing-masing lokasi diikuti 30 peserta, sehingga total terdapat 60 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan tersebut menjadi wadah edukasi sekaligus pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil. Program ini juga bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting yang dilakukan sejak masa kehamilan.
Program Merdeka Stunting 2026 berfokus pada upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan melalui edukasi, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, konsultasi bersama tenaga medis, serta dukungan terhadap pemenuhan nutrisi bagi ibu dan calon bayi.
Melalui kegiatan yang digelar di Area Malang dan Area Surabaya 1, para peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan, pemenuhan gizi seimbang, pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta berbagai langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, mengatakan keterlibatan Pegadaian dalam program Merdeka Stunting merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
“Melalui Pegadaian Peduli, kami ingin kehadiran Pegadaian tidak hanya memberikan manfaat dari sisi layanan keuangan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. Pencegahan stunting merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, unggul, dan berkualitas,” ujar Ahmad Zaenudin.
Menurut dia, upaya pencegahan stunting membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari dunia usaha, tenaga kesehatan, organisasi profesi, pemerintah, hingga masyarakat.
“Kami percaya bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi dan kepedulian bersama agar edukasi serta intervensi kesehatan dapat memberikan dampak yang berkelanjutan. Pegadaian Kanwil XII Surabaya siap terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat dan bebas stunting,” tambahnya.
Kolaborasi Pegadaian dan POGI melalui program Merdeka Stunting 2026 sekaligus menjadi bentuk nyata penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek sosial.
Program tersebut juga sejalan dengan komitmen Pegadaian melalui program Pegadaian Peduli yang diarahkan untuk memberikan dampak positif dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan di Pegadaian Area Malang dan Pegadaian Area Surabaya 1 yang melibatkan total 60 peserta, Pegadaian Kanwil XII Surabaya berharap gerakan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat upaya bersama dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting.
Pegadaian Kanwil XII Surabaya berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui penguatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung terwujudnya Indonesia Emas yang sehat dan bebas stunting.






