SURABAYA – Upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan di lingkungan perguruan tinggi kembali membuahkan hasil bagi Universitas Widya Kartika (UWIKA) Surabaya. Kepala Program Studi (Kaprodi) Teknik Informatika UWIKA, Indra Budi Trisno, S.T., M.Kom., berhasil meraih Juara 3 dalam penyusunan Project Action Plan (PAP) pada ajang NMT LEAP (Leadership Enhancement Through Awareness and Peer-Learning) for Transformational Change 2026.
Penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian akhir program pengembangan kepemimpinan yang mendorong peserta tidak hanya memahami konsep kepemimpinan, tetapi juga mampu menuangkan gagasan perubahan ke dalam sebuah rencana aksi yang konkret.
Lewat penyusunan PAP, peserta dituntut merumuskan langkah strategis yang dapat diterapkan di lingkungan kerja masing-masing. Proses tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mengasah kemampuan dalam mengidentifikasi persoalan, menentukan prioritas, serta merancang program yang memiliki sasaran dan dampak yang jelas.
NMT LEAP 2026 sendiri dirancang sebagai wadah pengembangan kompetensi kepemimpinan melalui pendekatan kesadaran diri, pembelajaran bersama, dan peer-learning. Peserta didorong untuk saling bertukar pengalaman dan perspektif guna menemukan pendekatan baru dalam menghadapi berbagai tantangan perubahan di institusi.
Bagi UWIKA, capaian yang diraih Indra menjadi bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya pada jenjang kepemimpinan akademik. Peran seorang kepala program studi dinilai tidak berhenti pada pengelolaan kegiatan akademik dan administratif, tetapi juga mencakup kemampuan membaca kebutuhan perubahan serta menerjemahkannya ke dalam program pengembangan.
Kemampuan tersebut menjadi semakin penting di tengah dinamika pendidikan tinggi yang terus berkembang. Program studi dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, serta tuntutan peningkatan kualitas proses pembelajaran.
Prestasi ini sekaligus memperkuat semangat UWIKA untuk membangun lingkungan akademik yang terbuka terhadap pembaruan. Penguatan kompetensi para pemimpin akademik diharapkan dapat melahirkan berbagai inisiatif yang memberikan manfaat lebih luas bagi mahasiswa, dosen, maupun perkembangan institusi.
Melalui capaian tersebut, Indra Budi Trisno turut membawa nama UWIKA dalam program pengembangan kepemimpinan yang menekankan pentingnya kemampuan merancang perubahan secara terarah. Hasil yang diraih juga diharapkan dapat menjadi pemantik bagi sivitas akademika UWIKA untuk terus mengembangkan kompetensi dan menghadirkan inovasi di lingkungan perguruan tinggi.






