BATAM (INDONESIAKINI.id) – Diduga aktivitas penyelundupan bermoduskan barang pindahan di Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) hingga saat ini masih terus terjadi.
Pantauan INDONESIAKINI.id di lokasi beberapa hari yang lalu, terlihat mobil pickup dan truk (lori) berisi berbagai jenis barang yang ditutupi terpal diduga juga luput dari pemeriksaan petugas di Pelabuhan Roro Telaga Punggur.
Menurut informasi dari sumber terpercaya media ini mengatakan bahwa, para penyelundup itu pintar karena tau kapan akan ada razia.
“Para penyelundup ini sangat pintar menguasai situasi, mereka akan menghentikan aktivitasnya jika mengetahui akan ada razia. Tetapi setelah razia selesai, penyelundupan kembali terjadi,” kata sumber terpercaya media ini.
Dia menerangkan, berbagai jenis barang seperti minuman alkohol, rokok tanpa cukai, barang elektronik, kasur dan sembako lolos melewati pemeriksaan petugas di Pelabuhan Roro Telaga Punggur.
Mobil pribadi maupun truk yang membawa barang selundupan ini ke Tanjung Uban, Tanjung Balai Karimun, Sei Pakning dan Kuala Tungkal.
Sementara itu, mantan sopir ekspedisi yang minta namanya tidak dipublikasikan, mengungkapkan bahwa permainan para penyelundup di Pelabuhan Roro Telaga Punggur ini sangat rapi.
“Permainannya sangat rapi, Ada sebagian mobil menempelkan nomor sebagai kode ke oknum petugas,” ungkapnya.
Seperti diketahui, sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) atau Free Trade Zone (FTZ) membuat Batam berbeda dari daerah lain pada umumnya.
Pemasukan dan pengeluaran barang dari KPBPB Batam juga tercantum di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.
Sampai berita ini diterbitkan INDONESIAKINI.id masih berupaya konfirmasi Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Batam. (Red)






