MAJALENGKA (INDONESIAKINI.id) – Produk-produk rumahan kini kian ramai di era digital ini. Produk yg di produksi oleh masyarakat atau pelaku UMKM, semakin kreatif . Banyak diantaranya dihasilkan dari olahan-olahan hasil sendiri.
Diantaranya makaroni krispi, makaroni bantet, kue bakpao karakter, rengginang, lumpia gulung, bakso goreng, krupuk seblak, kripik singkong, kripik pisang, dan masih banyak lagi. Produk-produk semacam ini, sekarang lebih kreatif untuk menarik konsumen, dengan cara dikemas rapi.
Bukan hanya makanan, minuman atau es produksi rumahan pun tidak kalah keren. Semuanya dikemas rapi, dengan aneka rasa dan tentunya dengan harga yang tidak menguras isi kantong.
Berinovasi dengan kearifan lokal dapat meningkatkan nilai lebih dan daya jual produk lokal sehingga berperan memperkuat ekonomi masyarakat .
Bisnis rumahan atau UMKM tumbuh di era digital dengan bantuan internet dan media sosial sebagai perantara berbisnis, ini sangat populer saat ini. Dengan bantuan internet, diantaranya digunakan untuk jualan online, banyak diantaranya ibu rumah tangga yang menggunakan media sosial untuk kerja sampingan sambil membantu perekonomian keluarga.
“Ya ingin bantu suami, sambil jualan di sosialmedia, lumayan kerja sampingan”, ujar Lia, salah satu pemilik produksi rumahan.
“Zaman sekarang beli seblak atau mie ayam atau bakso pun bisa delivery, tinggal pesan, kemudian antar”, tambahnya lagi.
Jualan di sosialmedia sangat digemari oleh kaum milenial dan Gen Z karena hanya bermodalkan skill digital yang mereka miliki, mereka dapat meraup untung/cuan yang besar. (Pegy)






