Harga Cabai Merah Keriting di Palembang Turun Jadi Rp32 Ribu/Kilo pada 26 Januari 2026

Harga Bahan Pokok di Palembang Stabil pada Awal Tahun 2026

Pada Senin (26/1/2026), harga berbagai kebutuhan pokok di Kota Palembang terpantau stabil dengan tingkat harga yang relatif terjangkau dibandingkan awal tahun. Hal ini menunjukkan bahwa pasokan bahan pangan strategis cukup memadai dan tidak mengalami fluktuasi signifikan.

Beberapa komoditas utama seperti bawang merah dan bawang putih memiliki harga yang konsisten, yaitu sebesar Rp 40.000 per kilogram. Sementara itu, cabai merah keriting mengalami sedikit penurunan harga, dari sebelumnya Rp 33.889 per kilogram menjadi Rp 32.333 per kilogram.

Berikut adalah daftar lengkap harga sembako di Palembang pada hari Senin, 26 Januari 2026:

  • Beras SPHP: Rp 12.300 per kilogram
  • Beras Premium: Rp 14.900 per kilogram
  • Bawang Merah: Rp 40.000 per kilogram
  • Bawang Putih: Rp 40.000 per kilogram
  • Cabai Merah Keriting: Rp 32.333 per kilogram
  • Cabai Rawit Merah: Rp 51.667 per kilogram
  • Daging Ayam Ras: Rp 36.333 per kilogram
  • Daging Sapi: Rp 140.000 per kilogram
  • Telur Ayam Ras: Rp 27.000 per kilogram
  • Gula: Rp 18.000 per kilogram
  • Minyak Goreng: Rp 17.000 per kilogram
  • Tepung Terigu: Rp 12.722 per kilogram
  • Garam: Rp 11.222 per kilogram

Harga-harga tersebut mencerminkan stabilitas pasar di Palembang. Ketersediaan bahan pokok yang cukup memadai dan pengendalian harga oleh pemerintah setempat turut berkontribusi pada kondisi ini.

Perkembangan Harga Pangan Strategis

Selain harga beras dan bawang, beberapa komoditas lain juga menunjukkan tren stabil. Misalnya, harga daging ayam dan telur tetap dalam kisaran harga yang wajar. Sementara itu, harga daging sapi masih relatif tinggi, yaitu sekitar Rp 140.000 per kilogram, yang merupakan salah satu komoditas yang sering mengalami fluktuasi.

Minyak goreng juga tercatat dengan harga yang stabil, yaitu sebesar Rp 17.000 per kilogram. Sedangkan tepung terigu dan garam memiliki harga yang cukup rendah, yaitu masing-masing sebesar Rp 12.722 dan Rp 11.222 per kilogram.

Faktor yang Mempengaruhi Stabilitas Harga

Stabilitas harga pangan di Palembang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain ketersediaan pasokan yang cukup, kebijakan pemerintah dalam menjaga harga, serta aktivitas perdagangan yang lancar. Selain itu, adanya koordinasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan pasar.

Kondisi ini sangat penting untuk menjaga kesejahteraan masyarakat, terutama bagi kalangan menengah ke bawah yang sangat rentan terhadap kenaikan harga pangan. Dengan harga yang stabil, masyarakat dapat lebih mudah mengatur anggaran belanja harian mereka.

Tantangan yang Masih Ada

Meskipun harga pangan secara umum stabil, beberapa komoditas seperti daging sapi dan cabai rawit merah masih memiliki harga yang relatif tinggi. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk biaya produksi yang meningkat atau permintaan yang tinggi di pasar.

Namun, secara keseluruhan, situasi harga pangan di Palembang pada awal tahun 2026 tergolong baik. Pemerintah dan pelaku usaha diharapkan terus bekerja sama untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok agar dapat terus mendukung kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *