Film, DSSA, dan BREN Tekan IHSG, Ini 10 Saham Top Laggards Sepekan



JAKARTA – Pelemahan beberapa saham dengan kapitalisasi pasar besar selama periode perdagangan 2 hingga 6 Februari 2026 turut memengaruhi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Setidaknya, terdapat 10 saham yang menjadi penekan utama IHSG dan masuk dalam daftar top laggards selama seminggu. Beberapa di antaranya adalah FILM, DSSA, hingga BREN.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT MD Entertainment Tbk. (FILM) yang dimiliki oleh Manoj Punjabi menduduki posisi teratas sebagai penekan IHSG. Selama seminggu, saham FILM mengalami penurunan sebesar 55,34% dan memberikan tekanan sebesar 63,97 poin terhadap IHSG.

Tekanan berikutnya berasal dari PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) yang melemah sebesar 52,46% selama seminggu dan menekan IHSG hingga 50,53 poin. Sementara itu, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) yang terkoreksi 13,76% juga memberikan tekanan sebesar 48,22 poin terhadap IHSG.

Selanjutnya, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menyumbang tekanan sebesar 23,14 poin, disusul saham BRMS milik Grup Bakrie sebesar 20,16 poin, serta saham BYAN milik konglomerat Low Tuck Kwong sebesar 18,74 poin.

Saham BREN milik Prajogo Pangestu yang melemah 5,87% turut memberikan tekanan sebesar 18,51 poin terhadap IHSG. Tekanan juga datang dari saham NSSS sebesar 12,96 poin, saham BRPT sebesar 12,33 poin, serta saham AMMN yang menekan IHSG sebesar 10,62 poin selama seminggu.

Akibatnya, IHSG selama periode tersebut ditutup melemah. P.H Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Alit Nityaryana menjelaskan bahwa IHSG pada akhir pekan tersebut mengalami penurunan sebesar 4,73% dengan posisi 7.935,26, dibandingkan 8.329,60 pada pekan sebelumnya.

Selain itu, kapitalisasi pasar Bursa juga mengalami penurunan sebesar 4,69% menjadi Rp14.341 triliun dari Rp15.046 triliun pada pekan sebelumnya. Rata-rata volume transaksi harian Bursa juga tercatat menurun sebesar 31,75% menjadi 43,2 miliar lembar dari 63,3 miliar lembar pada penutupan pekan lalu.

Adapun rata-rata nilai transaksi harian Bursa juga mengalami penurunan. “Rata-rata nilai transaksi harian BEI juga mengalami perubahan yaitu sebesar 43,45% menjadi Rp24,75 triliun, dari Rp43,76 triliun pada pekan sebelumnya,” kata Nityaryana dikutip pada hari Sabtu (7/2/2026).

Selain itu, rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa pada pekan ini juga tercatat mengalami penurunan sebesar 28,62% menjadi 2,72 juta kali transaksi dari 3,82 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Daftar 10 saham top laggards IHSG sepekan 2–6 Februari 2026:

  • FILM: -55,34% (-63,97 poin)
  • MORA: -52,46% (-50,53 poin)
  • DSSA: -13,76% (-48,22 poin)
  • TLKM: -6,11% (-23,14 poin)
  • BRMS: -12,50% (-20,16 poin)
  • BYAN: -7,46% (-18,74 poin)
  • BREN: -5,87% (-18,51 poin)
  • NSSS: -46,33% (-12,96 poin)
  • BRPT: -9,95% (-12,33 poin)
  • AMMN: -4,61% (-10,62 poin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *