Si Jago Merah Lumat Rumah Warga di Kediri, Kerugian Capai Puluhan Juta
KEDIRI – Kabupaten Kediri kembali digemparkan oleh peristiwa kebakaran hebat yang melanda sebuah rumah warga. Kejadian nahas ini terjadi pada Selasa (24/3/2026) malam, sekitar pukul 21.12 WIB, di Dusun Klaten, Desa Brenggolo, Kecamatan Plosoklaten. Rumah milik Antok Gunawan dilaporkan hangus dilalap api saat dalam kondisi kosong tak berpenghuni.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang terkejut melihat kobaran api sudah membesar dari dalam rumah. Kepanikan sempat melanda, namun upaya pemadaman segera dilakukan.
Kronologi dan Dugaan Awal Kebakaran
Menurut informasi awal yang dihimpun, kebakaran terjadi ketika rumah tersebut dalam keadaan kosong. Ketiadaan penghuni membuat api dengan cepat membesar tanpa terdeteksi sejak awal. “Info awal, kebakaran terjadi ketika rumah dalam kondisi kosong. Tetangga mengetahui api sudah dalam kondisi besar,” ujar Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, pada Rabu (25/3/2026).
Berdasarkan dugaan sementara yang dilakukan oleh petugas di lapangan, penyebab utama kebakaran diduga kuat berasal dari korsleting listrik yang terjadi di dalam instalasi rumah. Arus pendek listrik ini kemungkinan memicu percikan api yang kemudian menjalar dengan cepat ke material mudah terbakar di sekitarnya. Karena tidak segera diketahui dan ditangani, kobaran api pun semakin membesar, melahap sebagian besar bangunan rumah beserta seluruh isinya.
Upaya Pemadaman yang Gigih
Mengetahui adanya laporan kebakaran, petugas pemadam kebakaran (damkar) dari Kabupaten Kediri segera merespons. Dua unit armada damkar dikerahkan ke lokasi kejadian dengan kekuatan penuh tujuh personel. Mereka segera berjuang menjinakkan si jago merah yang terus berkobar.
Proses pemadaman berlangsung cukup alot, mengingat besarnya api yang sudah menguasai bangunan. Petugas bekerja tanpa kenal lelah, mengerahkan segala upaya dan peralatan yang ada untuk memadamkan api sesuai dengan prosedur yang berlaku. Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dijinakkan sepenuhnya.
“Api berhasil dipadamkan dan tidak sampai merembet ke bangunan lain di sekitarnya,” jelas Kaleb, mengonfirmasi keberhasilan tim pemadam kebakaran dalam mengendalikan situasi dan mencegah dampak yang lebih luas.
Kerugian Material dan Imbauan Keselamatan
Meskipun api berhasil dipadamkan dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka-luka, musibah kebakaran ini menyisakan kerugian material yang cukup signifikan bagi pemilik rumah. Diperkirakan, total kerugian yang dialami oleh Antok Gunawan mencapai sekitar Rp 75 juta. Kerugian ini meliputi kerusakan total pada bangunan rumah serta hilangnya seluruh perabotan dan barang-barang berharga yang ada di dalamnya.
Menyikapi peristiwa ini, Kaleb Untung Satrio Wicaksono memberikan imbauan penting kepada seluruh warga Kabupaten Kediri. Ia menekankan pentingnya kesadaran akan potensi bahaya kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik. “Waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik, terlebih saat rumah ditinggal dalam keadaan kosong,” pungkasnya.
Warga diimbau untuk senantiasa memastikan bahwa seluruh peralatan listrik dalam kondisi baik dan aman sebelum meninggalkan rumah, meskipun hanya dalam waktu singkat. Pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik dan penggunaan peralatan yang sesuai standar sangat disarankan. Selain itu, penting juga untuk tidak menumpuk barang-barang yang mudah terbakar di dekat sumber listrik atau di area yang berpotensi menimbulkan percikan api.
Upaya pencegahan kebakaran bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga merupakan kewajiban setiap individu. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang, sehingga keamanan dan ketenteraman masyarakat dapat terjaga.






