Daerah  

Tak Terima Tanda Tangannya Dipalsukan, Kameloh Laporkan Oknum Inisial SR ke Polres Katingan

KATINGAN (INDONESIAKINI.id) – Dra, Kameloh Kusmiwaty, selaku Ketua DPD BPAN- LAI provinsi Kalimantan Tengah sebagai Dewan pimpinan Daerah Badan penelitian Aset Negara, menindaklanjuti laporan jilid II ke polres Katingan,terkait adanya pemalsuan tanda tangan dirinya oleh oknum (SR),kameloh ditemani rekan-rekan nya untuk membuat laporan ke satreskrim polres Katingan provinsi Kalimantan tengah, Senin 27/11/2023.

Dalam laporan tersebut, kameloh Kusmiwaty merasa dirinya dirugikan atas perbuatan oknum(SR), yang diduga telah memalsukan tanda tangannya sebagai syarat untuk mengajukan proposal dana hibah di Dinas Kesbangpol kabupaten Katingan.

Saat pihak Kesbangpol kabupaten Katingan mengonfirmasi kepada dirinya melalui aplikasi WhatsApp,Kameloh pun kaget merasa dirinya tak pernah menandatangani,Terkait pengajuan proposal dana hibah yang telah di ajukan oleh yang diduga oknum (SR).

saya tidak pernah menandatangani”ucap kameloh melalui pesan WhatsApp ke Dinas Kesbangpol.

Kameloh menuturkan,ia merasa keberatan atas perbuatan oknum (SR)Yang telah mencoreng citra BADAN PENELITI ASET NEGARA,dengan memalsukan tanda tangan dirinya untuk persyaratan jadi ketua DPD Kalimantan tengah.

kameloh menambahkan, Saya Sebagai ketua Lembaga Bandan peneliti aset Negara aliansi Indonesiab(BPAN-LAI)sangat resah terhadap perbuatan diduga oknum LSM (SR) yang Menamakan dirinya dari organisasi BPAN-LAI tersebut,dan menyalahgunakan kewenangan nya untuk melakukan pemalakan alias “Koboi-koboian” di jalan seperti premanisme,, ucapnya

“saya juga sudah laporkan oknum tersebut ke polres Katingan pada bulan November tahun 2022 lalu atas dugaan pemalsuan tanda tangan dirinya”ucap Kameloh.

Kasatreskrim polres Katingan Iptu, Muhammad Saladin menanggapi saat di wawancarai di Ruangan kerjanya,ia mengatakan, untuk laporan dari ibu kameloh pada bulan November tahun 2022 lalu sudah kami terima,dan sudah di tanda tangani oleh kami,sebagai menindaklanjuti laporan ibu kameloh.kami perlu bahan-bahan untuk melaksanakan penyelidikan lebih lanjut ucap saladin,dan kami perlu memeriksa saksi-saksi yang dapat memberikan keterangan terkait adanya laporan ibu kameloh ini”tandasnya

(@pur)