Daerah  

Dinas Kesehatan dan Dinas DP3AP2KB Beserta TP,PKK Kotim Lakukan Pembinaan Kader Posyandu Bakung

Suasana kegiatan posyandu bakung

SAMPIT,(INDONESIA KINI.id)-Sebagai langkah nyata dalam upaya percepatan penurunan stunting, salah satunya dengan memaksimalkan peran serta masyarakat dalam kegiatan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita di posyandu yang bertujuan untuk mengindentifikasi gangguan pertumbuhan dan perkembangan sedini mungkin, sehingga dapat dilakukan tindakan lanjutan untuk mengembalikan pertumbuhan dan perkembangan ke normal, agar balita terhindar dari masalah gizi,(1/02/2024).

Disamping ketersediaan peralatan pengukuran pertumbuhan yang terstandar (Antropometri KIT Standar) juga harus didukung dengan kemampuan dan keterampilan Kader Posyandu pada saat kegiatan penimbangan di posyandu.

Dengan perpaduan penggunaan peralatan terstandar dan kader yang terlatih, akan menghasilkan data pertumbuhan atau status gizi yang valid.

Pada kesempatan itu Lettu Inf. Andry Suwiatmojo, S.T.Han selaku Dankipan A Yonif 631/Atg pada saat kegiatan pembinaan dan pelatihan kader posyandu Bakung Ranting 2 Kipan A Yonif 631/Atg.

Beliau berharap kedepannya kegiatan posyandu dilingkungan Kipan A tidak hanya diikuti oleh orang tua dan balita keluarga prajurit TNI AD, tetapi juga dapat diikuti masyarakat sekitar yang balitanya belum terdaftar di posyandu.

Pada pelaksanaan pembinaan ini turut hadir sebagai pemateri perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, dan Tim Penggerak PKK Kab. Kotawaringin Timur.

Ada sesuatu yang baru dalam pembinaan kali ini, pada materi penggunaan alat ukur dan penimbangan yang disampaikan oleh perwakilan Dinas Kesehatan dimana kader posyandu diajarkan cara penggunaan peralatan yang dapat terkoneksi ke hp, dan hasil status gizi seluruh balita yang ditimbang dan diukur dapat diketahui secara valid,cepat dan grafik pertumbuhan balita dapat dilihat secara langsung.

@(Pur)