SURABAYA | Universitas Pelita Harapan (UPH) Kampus Surabaya sukses menggelar Business Plan Competition Green 4.0, sebuah ajang kompetisi model bisnis canvas yang bertujuan mengasah kreativitas siswa SMA dan SMK dalam menciptakan peluang usaha modern berbasis keberlanjutan lingkungan.
Lebih dari 100 peserta yang tergabung dalam 40 tim dari berbagai sekolah di seluruh Indonesia ambil bagian dalam kompetisi ini. Program ini dirancang untuk memberikan ruang bagi generasi muda agar dapat menciptakan ide-ide bisnis inovatif yang selaras dengan tantangan global di era modern.
Antonius Rizky Wirawan, perwakilan dari Event and Promotion UPH, menjelaskan bahwa acara ini adalah bagian dari komitmen kampus untuk menumbuhkan pemikiran kreatif dan kesadaran terhadap isu keberlanjutan.
“Generasi muda memiliki potensi besar untuk menghadirkan solusi inovatif yang juga memperhatikan aspek keberlanjutan. Kompetisi ini menjadi wadah bagi mereka untuk merealisasikan ide-ide tersebut,” ujarnya, (13/01/25) Senin.
Kompetisi ini dimulai dengan proses pengumpulan ide bisnis berbasis canvas model dari seluruh peserta. Setelah melalui seleksi awal oleh dewan juri, terpilih 10 tim terbaik yang melanjutkan ke babak final.
Pada tahap final, para peserta mempresentasikan konsep bisnis mereka di hadapan para juri dan menjalani sesi tanya jawab mendalam untuk mengevaluasi kelayakan serta potensi implementasi ide-ide tersebut.
Setelah melalui penjurian yang ketat, tim dari SMAN Unggulan Thamrin Jakarta keluar sebagai pemenang utama. Ide bisnis mereka berhasil memadukan teknologi modern dengan prinsip keberlanjutan secara inovatif, sehingga dinilai memiliki potensi besar untuk diterapkan di dunia nyata.
Sebagai bentuk apresiasi, UPH Kampus Surabaya menyediakan total hadiah senilai lebih dari Rp50 juta. Tak hanya itu, para pemenang juga mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Pelita Harapan Kampus Surabaya, memberikan mereka kesempatan untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan di bidang bisnis.
Melalui kompetisi ini, UPH berharap dapat terus mendorong generasi muda untuk menciptakan solusi bisnis yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
“Kami ingin semakin banyak anak muda yang peduli terhadap keberlanjutan dan mampu menciptakan terobosan bisnis yang memberikan manfaat jangka panjang,” tambah Antonius.
Green 4.0 menjadi bukti nyata bagaimana pendidikan dapat memainkan peran strategis dalam mencetak pemimpin masa depan yang kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.





