KETAPANG – Dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah, Pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas menggelar Pawai Takbiran Keliling dengan mobil hias pada Minggu (30/03/2025) malam.
Pawai yang dimulai dari halaman Masjid Agung Al-Ikhlas ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari pengurus masjid, remaja masjid, surau, serta organisasi masyarakat di Kabupaten Ketapang. Ribuan kendaraan roda dua turut meramaikan suasana malam takbiran, menambah semarak perayaan.
Pawai takbiran ini dilepas secara resmi oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, didampingi Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, serta Ketua DPRD Ketapang dengan simbolis pengangkatan bendera Prima Al-Ikhlas Ketapang.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Bupati Ketapang, Bupati menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Ketapang.
“Semoga di hari kemenangan ini, kita semua diberikan keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bersama keluarga serta seluruh masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan momen istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Kabupaten Ketapang.
“Setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh, tibalah saatnya merayakan kemenangan atas pengendalian diri, hawa nafsu, serta peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tutur Bupati Ketapang, Alexander Wilyo.
Pawai takbir keliling ini, lanjutnya, merupakan wujud nyata dari kebersamaan dan kebahagiaan dalam menyambut hari kemenangan. Selain sebagai tradisi, kegiatan ini juga merupakan ekspresi syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.
“Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi serta memperkokoh semangat persaudaraan dan kebersamaan dalam keberagaman yang menjadi ciri khas masyarakat Ketapang,” tambahnya.
Bupati juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan acara ini, termasuk panitia, aparat keamanan, dan seluruh peserta yang mengikuti pawai dengan semangat kebersamaan serta tetap menjaga ketertiban dan keselamatan selama berlangsungnya kegiatan.
Selain itu, Bupati Ketapang mengimbau seluruh peserta agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga ketertiban sehingga pawai berlangsung lancar, aman, dan penuh hikmat.
“Dalam suasana yang penuh suka cita ini, saya mengajak kita semua untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat persaudaraan. Meskipun kita memiliki latar belakang yang beragam dalam suku, agama, dan budaya, kita tetap satu dalam semangat persatuan dan kesatuan,” ungkapnya.
“Kabupaten Ketapang adalah rumah bagi kita semua, dan kebersamaan ini harus terus kita rawat sebagai modal utama dalam membangun daerah yang maju dan sejahtera,” tambah Bupati.
Hari kemenangan ini juga menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan diri, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta memperkuat nilai-nilai kebajikan yang telah ditanamkan selama bulan Ramadan.
“Mari kita tingkatkan kepedulian sosial dan terus menebarkan kebaikan, tidak hanya di hari raya ini, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ajaknya.
“Semoga gema takbir, tahlil, dan tahmid yang kita lantunkan malam ini membawa keberkahan bagi Kabupaten Ketapang dan bagi kita semua,” tutup Alexander Wilyo.
Sementara itu, Ketua Prima Al-Ikhlas Ketapang, Dwi Ariwibowo, yang juga ketua panitia, menyampaikan bahwa kegiatan ini diinisiasi oleh Prima Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang.
“Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta, termasuk dua unit mobil tronton. Acara ini ditutup dengan pemberian hadiah berupa uang pembinaan dan piala untuk juara pertama, kedua, dan ketiga serta piagam penghargaan bagi seluruh peserta,” ujarnya.
Menutup laporannya, Ketua Prima Al-Ikhlas menyampaikan sebuah pantun:
Memasak ikan untuk hidangan,
Ikan dihidang si ikan patin,
Selamat merayakan hari kemenangan,
Mohon maaf lahir dan batin.
Adapun juara dalam pawai takbiran kali ini adalah Masjid Babussalam Kalinilam sebagai juara pertama, Masjid Nur Ilahi sebagai juara kedua, dan Forum Pemuda Dalong (FOPDA) sebagai juara ketiga.
Rute pawai takbiran kendaraan hias ini dimulai dari halaman Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang menuju Jl. Agus Salim, Jl. MT. Haryono, Jl. Letjen S. Parman, Jl. Brigjen Katamso, Jl. Mayjen Sutoyo (Transito), Jl. Gajah Mada, Jl. Sisimangaraja, Jl. Suprapto, Jl. MT. Haryono, Jl. Merdeka Utara, Jl. Merdeka Selatan, Jl. Dr. Suharso, Jl. Urip Sumoharjo, Jl. Jenderal Sudirman, Jl. MT. Haryono, Jl. Agus Salim, dan berakhir kembali di halaman Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang.
(Sukardi)