Unitomo Awali Dies Natalis ke-44 dengan Penandatanganan Prasasti Maklumat

SURABAYA – Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) resmi mengawali rangkaian peringatan Dies Natalis ke-44 yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, Selasa (20/05/25). Bertempat di Joglo Kantor Pusat Kampus Unitomo, prosesi diawali dengan penandatanganan Prasasti Maklumat oleh Ir. D. Habimono Koesoebjono, cucu sekaligus perwakilan keluarga besar dr. Soetomo.

Penandatanganan prasasti ini menjadi simbol pengingat akan perjuangan dr. Soetomo dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Prasasti juga menjadi bentuk restu dari keluarga besar Pahlawan Nasional tersebut kepada civitas academica Unitomo yang mengusung namanya sebagai identitas institusi pendidikan.

Suasana khidmat mewarnai acara yang dihadiri oleh jajaran civitas akademika, perwakilan SMA Dr. Soetomo, SMK Unitomo, serta SMP Dr. Soetomo.

Rektor Unitomo, Prof. Dr. Siti Marwiyah, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemilihan Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum pembukaan Dies Natalis bukanlah kebetulan, melainkan bentuk penghormatan terhadap semangat perjuangan dr. Soetomo.

“Spirit dr. Soetomo harus terus hidup di tengah kita, menjadi teladan dalam menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan. Unitomo sebagai institusi pendidikan yang mengusung nama besar beliau memiliki tanggung jawab moral untuk melanjutkan cita-cita beliau dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ungkapnya.

Ir. D. Habimono Koesoebjono menyampaikan apresiasinya atas konsistensi Unitomo dalam menjaga dan melanjutkan warisan pemikiran dan perjuangan dr. Soetomo.

“Penandatanganan prasasti ini bukan hanya simbol, tapi juga pengingat bahwa nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan kecintaan pada bangsa harus terus diwariskan kepada generasi muda. Kami dari pihak keluarga merasa terhormat bisa terus menjalin hubungan erat dengan Unitomo,” tuturnya.

Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU), Bachrul Amiq, juga menegaskan komitmen yayasan dalam mendukung Unitomo sebagai institusi pendidikan unggulan berbasis nilai-nilai kebangsaan.

“Dies Natalis ke-44 ini menjadi momentum refleksi sekaligus perwujudan harapan besar kami untuk kemajuan bangsa melalui pendidikan. Kami ingin memastikan bahwa Unitomo bukan hanya berkembang dalam aspek akademik, tapi juga tetap berakar pada jati diri dan perjuangan nasional,” katanya.

Sebagai penutup rangkaian awal peringatan Dies Natalis, rombongan Unitomo dan Yayasan melakukan ziarah ke makam dr. Soetomo di kompleks Gedung Nasional Indonesia (GNI), Surabaya. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa tokoh perintis pergerakan nasional tersebut.