BANGKA – Dinas Kesehatan Kab Bangka menyelenggarakan pelatihan keamanan pangan siap saji bagi 47 orang relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur 2 Parit Pekir.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu (13/09/2025) bertempat di Rumah Makan Pangeran, Jalan Jendral Sudirman, Sungailiat, Kabupaten Bangka dan dibuka langsung oleh Staff Ahli Bupati Bangka Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan, Boy Yandra, SKM, MPH.
Menurut Boy Yandra, Di Kabupaten Bangka, Dapur Makan Bergizi Gratis direncanakan akan ada sebanyak 32 unit, sedangkan yang sudah beroperasi adalah SPPG Dapur 1 Pemali sejak bulan juli 2025 yang lalu.
Untuk 47 orang relawan SPPG dapur 1 Pemali, telah dilatih pelatihan serupa pada bulan Mei 2025 yang lalu.
Untuk SPPG dapur 1 Pemali, setelah pelatihan, kemudian dilanjutkan dengan pengawasan oleh petugas kesehatan lingkungan Dinkes Kab Bangka, diperiksa kualitas air dan kualitas pangannya.
Bila semua telah dilaksanakan dan dinyatakan memenuhi syarat baru beroperasi melayani sasaran baik ibu hamil, balita, maupun anak sekolah PAUD, SD, SMP dan SMA.
Masih menurut Boy Yandra, bahwa rencana penerima manfaat nanti lebih kurang sebanyak 3500 – 4000 orang.
“Sejauh ini yang sudah berjalan SPPG dapur 1 di Kecamatan Pemali. Alhamdulillah berjalan aman, kami berharap semoga tidak terjadi keracunan pangan seperti yg diberitakan di daerah lain di luar Babel,” imbuhnya.
Sedangkan untuk pelatihan SPPG Dapur 2 Parit Pekir ini, Dinkes Bangka bekerja sama dengan BPOM Pangkalpinang yang hadir sebagain pembicaraan dan pengisi materi pelatihan.
Boy Yandra yang juga merupakan Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (HAKLI) Babel mengucapkan terima kasih kepada Mitra SPPG yaitu Yayasan Same – Same Berkah. Pelatihan relawan SPPG dapur 2 Parit Pekir ini tidak menggunakan biaya Dinas. Semua biaya pelatihan ditanggung oleh Yayasan.
“Terima kasih Pak Kwartanto selaku pemilik Yayasan Same – Same Berkah yang telah mendukung, memfasilitasi, dan mendanai kegiatan pelatihan ini. Semoga setelah ada pelatihan, para relawan SPPG dapur 2 Parit Pekir ini bisa menyiapkan pangan dengan aman dengan mengikuti SOP, sehingga tujuan utama program makan bergizi gratis untuk menurunkan stunting dapat tercapai menuju Indonesia Emas 2045,” terang Boy Yandra.





