News  

TPK Berlian Gelar Simulasi BCP, Mantapkan Transformasi Digital di Bawah TTL Group

SURABAYA – TPK Berlian yang sejak pertengahan 2025 resmi berada di bawah pengelolaan PT Terminal Teluk Lamong (TTL), mulai memperkuat langkah transformasi digitalnya.

Pada Jumat (26/9), terminal yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak itu melaksanakan simulasi Business Continuity Plan (BCP). Kegiatan ini digelar sebagai upaya antisipasi terhadap potensi serangan siber (cyber attack) maupun gangguan sistem (system downtime).

Berbeda dengan TPK Lamong yang lebih dulu mengoperasikan sistem terminal advance berbasis digital, TPK Berlian bersama TPK Nilam saat ini masih berada dalam fase transisi dan peningkatan sistem menuju single system. Simulasi BCP menjadi momentum penting untuk memastikan standar ketahanan digital (digital resilience) diterapkan secara merata di seluruh terminal TTL Group.

Terminal Head TPK Berlian, Burhanudin, menegaskan simulasi ini bertujuan menguji kesiapan seluruh personel dalam menghadapi berbagai skenario gangguan.

“Latihan ini bagian dari adaptasi TPK Berlian sebagai terminal baru dalam keluarga TTL. Meski masih dalam tahap transisi sistem, keandalan operasional harus tetap terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menyebut BCP merupakan elemen penting dalam perjalanan transformasi digital yang sedang dijalankan TTL Group.

“TTL sudah lebih dulu dikenal sebagai Smart & Green Port lewat TPK Lamong, bahkan telah mulai memanfaatkan teknologi AI. Kini, TPK Nilam dan TPK Berlian juga sedang di-upgrade menuju sistem yang sama,” jelas David.

Menurutnya, keberadaan BCP menjadi fondasi penting agar transformasi menuju single system berjalan mulus. TTL Group, lanjut David, tidak hanya fokus pada inovasi dan teknologi hijau, tetapi juga konsistensi membangun ketahanan dan standardisasi di seluruh terminal.

“Ini menegaskan TTL sebagai benchmark Pelindo Group dalam mewujudkan Smart, Secure, and Sustainable Port Ecosystem,” tegasnya.