Wali Murid di Batam Kritik Isi MBG, Anggaran Program Ikut Disinggung

Isi paket MBG yang dibagikan kepada siswa di MTs Al Mutaqqin, Batam. (Ist)

BATAM – Sejumlah orang tua siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) swasta di Kecamatan Lubukbaja, Kota Batam, Kepulauan Riau, mengeluhkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan pada hari pertama masuk sekolah di bulan Ramadan. Mereka menilai menu tersebut tidak mencerminkan standar gizi seimbang sebagaimana tujuan program.

Keluhan disampaikan oleh wali murid MTs Al Mutaqqin yang berlokasi di Kelurahan Tanjunguma. Para orang tua merasa isi paket yang diterima anak-anak mereka jauh dari harapan.

Berdasarkan foto yang diterima Indonesiakini.id, paket MBG berisi tiga butir kurma, satu bungkus biskuit Roma, satu roti biskuit, serta satu potong jagung rebus yang dikemas dalam plastik terpisah.

Salah seorang wali murid, Tina, mengaku kecewa setelah melihat isi paket yang diminta untuk diambil anaknya ke sekolah sekitar pukul 16.00 WIB.

“Kemarin anak saya diminta mengambil ke sekolah pukul 16.00 WIB. Saat saya lihat menunya, kok hanya seperti ini. Sumber karbohidrat dari jagung, serat dan gula dari kurma, lalu biskuit. Ini bukan makan bergizi, lebih seperti camilan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).

Menurut Tina, komposisi tersebut tidak mencerminkan menu makan bergizi seimbang, terlebih pada bulan Ramadan ketika asupan nutrisi anak tetap harus diperhatikan.

Ia juga menyoroti besaran anggaran program MBG yang disebut mencapai Rp15.000 per porsi.

“Kalau dihitung secara kasar, ini mungkin hanya sekitar Rp6.000. Padahal anggaran MBG disebut Rp15.000 per porsi,” katanya.

Tina berharap ada evaluasi dari pihak penyelenggara agar menu yang dibagikan lebih layak dan sesuai dengan kebutuhan gizi siswa.

Sebagai bentuk kekecewaan, ia bahkan mengusulkan agar pembagian dilakukan secara rapel dalam satu minggu dengan komposisi bahan pangan yang lebih jelas dan bernilai gizi.

“Daripada seperti ini, lebih baik dirapel seminggu. Misalnya dibagikan satu kilogram jagung, tujuh butir telur, susu UHT satu liter, serta beberapa buah apel atau jeruk,” ujarnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, Indonesiakini.id masih berupaya mengonfirmasi pihak sekolah maupun penyelenggara MBG terkait menu yang dibagikan tersebut. (red)