BERITA  

14 Warga Sumsel Tiba di Palembang, Al Haris: Uang Tiket Kamboja-Jambi Siap

Kembalinya 14 Warga Palembang dari Kamboja

Pada hari Senin (30/3/2026) siang, sebanyak 14 warga Palembang yang menjadi korban penipuan loker scam di Kamboja akhirnya tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang. Mereka tiba pada pukul 12.55 WIB dengan pengawalan ketat dari pihak Polda Sumsel dan keluarga. Suasana haru menyelimuti bandara saat para penyintas ini melangkah keluar pesawat.

Di tengah rasa lega dan syukur, beberapa korban tampak menahan air mata sambil berdoa. Salah satu dari mereka mengusap wajahnya sambil mengucapkan “Alhamdulillah” secara lirih. Mereka kemudian segera memindahkan barang bawaan ke mobil jemputan yang telah disiapkan untuk membawa mereka kembali ke rumah.

Kepulangan ini menjadi akhir dari perjalanan panjang yang penuh ketidakpastian. Sebelumnya, kasus loker scam di Kamboja sempat viral di media sosial karena banyak korban yang terjebak dalam penipuan berkedok gaji besar. Kini, para korban asal Palembang berhasil kembali ke tanah air setelah menjalani proses pemulangan yang cukup rumit.

Perbedaan Nasib Antara Palembang dan Jambi

Perbedaan nasib antara warga Palembang dan Provinsi Jambi dalam hal kepulangan dari Kamboja cukup mencolok. Sementara 14 warga Palembang sudah bisa pulang, para korban asal Jambi masih menunggu instruksi dari pemerintah untuk dipulangkan.

Sebelumnya, hanya tiga orang warga Jambi yang berhasil pulang secara mandiri, sedangkan sisanya masih bertahan di camp penampungan. Mereka menunggu realisasi janji pemulangan yang belum juga terealisasi.

Gubernur Jambi Al Haris memberikan pernyataan resmi terkait nasib warga Jambi yang masih tertahan di Kamboja. Ia menyatakan bahwa dana tiket untuk pemulangan sudah siap. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jambi kini hanya menunggu instruksi teknis dari Kedubes untuk mengirimkan dana tersebut ke Kamboja.

“Saya sudah minta kemarin, kita sudah mau kirim uangnya untuk ongkos mereka kembali ke Indonesia, sudah ready uangnya ini. Ya, tapi itu juga sepengetahuan kedubes kita,” tegas Al Haris.

Ia menjelaskan bahwa pihak pemprov sedang berkoordinasi intensif dengan kedutaan besar untuk memastikan proses administrasi berjalan lancar. “Tinggal lagi menunggu info kapan kami bisa kirim uang itu ke Kamboja, untuk proses tiketing kembali ke Indonesia,” tambahnya.

Tantangan dan Harapan

Proses pemulangan para korban penipuan loker scam di Kamboja tidak mudah. Selain masalah biaya, ada juga kendala administratif yang harus diselesaikan oleh pemerintah daerah masing-masing. Namun, langkah-langkah yang diambil oleh Polda Sumsel dan Gubernur Jambi menunjukkan adanya komitmen untuk mempercepat proses pemulangan.

Para korban asal Jambi merasa dianaktirikan karena belum kunjung dipulangkan. Mereka mengeluhkan absennya bantuan pemerintah selama masa penantian ini. Dengan adanya dana tiket yang sudah siap, diharapkan dapat segera mengakhiri penantian panjang mereka.

Selain itu, perbedaan nasib antara warga Palembang dan Jambi juga menunjukkan pentingnya koordinasi yang lebih baik antar pihak terkait. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan semua korban bisa segera kembali ke tanah air dan berdamai dengan masa lalu mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *