JAKARTA – Harga buyback emas Antam mengalami penurunan sebesar Rp512.000 dari rekor tertinggi sepanjang masa pada hari ini, Selasa (31/3/2026). Berdasarkan data Logam Mulia pada hari yang sama, harga buyback emas Antam turun sebesar Rp11.000 menjadi Rp2.477.000. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar Rp512.000 dibandingkan rekor all time high (ATH) di angka Rp2.989.000 yang tercatat pada 29 Januari 2026.
Meskipun demikian, harga buyback emas Antam masih mencatat kenaikan sekitar 4% sejak awal tahun 2026. Transaksi buyback emas merupakan proses menjual kembali emas dalam berbagai bentuk, seperti logam mulia, batangan, atau perhiasan. Biasanya, harga yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan harga jual saat itu.
Namun, transaksi buyback tetap bisa memberi keuntungan jika terdapat selisih besar antara harga jual dan harga buyback. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi non NPWP. Besaran pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback.
Harga buyback emas Antam bergerak sesuai dengan fluktuasi harga emas di pasar spot. Sebelumnya, harga emas terpantau mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Senin (30/3/2026). Level harga logam mulia saat ini bahkan berada pada titik paling murah dalam tiga bulan terakhir, sejak 23 Januari 2026.
Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, emas Antam paling murah seberat 0,05 gram kini dijual seharga Rp1,45 juta, sedangkan emas Antam 1 gram dibanderol Rp2,80 juta. Keduanya masing-masing mengalami penurunan sebesar Rp15.000 dan Rp30.000.
Berikutnya, emas Antam 2 gram juga turun Rp60.000 menjadi Rp5,55 juta, emas Antam 3 gram hari ini lebih murah Rp90.000 menjadi Rp8,30 juta, dan emas Antam 5 gram harganya turun Rp150.000 menjadi Rp13,81 juta. Emas Antam seberat 25 gram hari ini dibanderol Rp68,78 juta, turun dibandingkan dengan harga terakhirnya di Rp69,53 juta. Begitu pula dengan emas Antam 100 gram yang sekarang dibanderol Rp274,91 juta, lebih murah Rp3 juta dari harga terakhirnya.
Untuk gramasi terberat, emas Antam 1.000 gram pada perdagangan hari ini turun Rp30 juta, dari Rp2,77 miliar menjadi Rp2,74 miliar. Sementara itu, harga buyback atau penjualan kembali juga turun Rp36.000 dari Rp2,46 juta menjadi Rp2,42 juta.
Faktor Penyebab Penurunan Harga Emas
Beberapa faktor dapat memengaruhi penurunan harga emas, seperti perubahan suku bunga, stabilitas politik, serta kebijakan moneter yang diambil oleh bank sentral. Dalam beberapa waktu terakhir, adanya peningkatan ketertarikan investor terhadap aset lain seperti saham atau obligasi juga berkontribusi pada penurunan permintaan terhadap emas.
Selain itu, situasi ekonomi global yang relatif stabil dan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik di berbagai negara juga turut memengaruhi tingkat permintaan terhadap emas sebagai aset pelindung nilai.
Tips untuk Investor Emas
Bagi para investor emas, penting untuk memantau perkembangan pasar secara berkala. Hal ini dapat membantu dalam mengambil keputusan investasi yang tepat, baik dalam membeli maupun menjual emas. Selain itu, pemahaman tentang regulasi terkait pajak dan biaya transaksi juga sangat penting agar tidak mengalami kerugian yang tidak diinginkan.
Investor juga disarankan untuk mempertimbangkan diversifikasi portofolio mereka, karena emas bukanlah satu-satunya aset yang memiliki potensi pertumbuhan. Dengan strategi yang tepat, investasi emas tetap bisa memberikan manfaat finansial jangka panjang.





