SURABAYA – Komitmen manajemen PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dalam menjalankan bisnis berkelanjutan terus diperkuat melalui peningkatan kualitas tata kelola perusahaan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memastikan pengelolaan perusahaan berbasis Tata Kelola, Manajemen Risiko, dan Kepatuhan (Governance, Risk and Compliance/GRC).
Upaya tersebut diwujudkan dengan mengikutsertakan jajaran manajemen dalam pelatihan dan uji kompetensi GRC Certified Professional (GRCP) yang digelar di Gedung ASECC Tower Universitas Airlangga, Surabaya.
Sebagai bagian dari Pelindo Group, TPS beroperasi di sektor strategis yang menuntut penerapan standar GRC yang kuat. Implementasi GRC menjadi fondasi penting dalam menjaga kesinambungan layanan, meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan, serta memastikan seluruh proses bisnis berjalan selaras dengan regulasi nasional maupun praktik terbaik internasional.
Dalam ekosistem Pelindo Group yang terintegrasi, GRC berfungsi sebagai sistem pengendalian strategis. Melalui penerapan yang konsisten, perusahaan dapat menjaga transparansi tata kelola, mengelola risiko secara terukur, serta memastikan kepatuhan terhadap berbagai ketentuan yang berlaku.
Bagi TPS, GRC tidak hanya berperan sebagai instrumen pengawasan, tetapi juga menjadi landasan dalam pengambilan keputusan bisnis yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Seiring dinamika industri logistik global, percepatan transformasi digital, serta meningkatnya ekspektasi pengguna jasa, perusahaan dituntut memiliki sumber daya manusia yang kompeten di bidang tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan.
Karena itu, pelatihan GRC menjadi kebutuhan strategis guna membekali insan perusahaan dengan kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, dan memitigasi risiko secara efektif.
Melalui pelatihan dan sertifikasi GRCP ini, TPS menargetkan terbangunnya kapabilitas profesional internal yang mampu mengintegrasikan prinsip tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan ke dalam setiap proses bisnis.
Senior Vice President Keuangan dan Manajemen Risiko TPS, Jeanny Harjono, menegaskan bahwa penguatan kompetensi GRC merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga kepercayaan publik.
“Sertifikasi GRCP merupakan investasi strategis bagi TPS untuk memastikan setiap keputusan bisnis diambil secara prudent, berbasis risiko, dan sejalan dengan regulasi yang berlaku,” ujarnya, Kamis (16/4).
Penerapan GRC di TPS menjadi bagian integral dari strategi perusahaan dalam menghadapi berbagai potensi risiko, mulai dari operasional, finansial, kepatuhan, hingga risiko strategis. Langkah ini sekaligus memperkuat keberlanjutan kinerja perusahaan di tengah persaingan industri logistik yang semakin dinamis.






