Bank NTT Bantu Sarpras Ibadah Kapela St. Agustinus Bello

Bank Indonesia Perwakilan NTT Berikan Bantuan Sarpras Ibadah untuk Umat Stasi Santo Agustinus Bello

Bank Indonesia Perwakilan NTT melalui komunitas karyawan Kristiani memberikan bantuan sarana dan prasarana penunjang (Sarpras) ibadah bagi umat di Kapela Stasi Santo Agustinus Bello, Paroki Santo Fransiskus Asisi Kolhua, Kota Kupang. Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Adidoyo Prakoso, pada hari Kamis (16/4/2026).

Bantuan diterima oleh Pastor Paroki Santo Fransiskus Asisi Kolhua, Romo Dus Bone, bersama Ketua Stasi Santo Agustinus Bello, Donatus Y. Manehat, serta sejumlah tokoh umat dan umat Bello. Penyerahan bantuan ini menjadi momen penting dalam upaya memperkuat kehidupan keagamaan dan mendorong kenyamanan beribadah bagi umat.

Ketua Stasi Donatus Y. Manehat menyampaikan apresiasi yang tinggi atas perhatian dari keluarga besar Bank Indonesia. Menurutnya, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kehidupan umat di tingkat stasi. Ia mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh karyawan-karyawati Bank Indonesia melalui komunitas kristiani.

“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas perhatian dari karyawan-karyawati Bank Indonesia melalui komunitas kristiani yang telah berbagi kasih dengan umat di Stasi Santo Agustinus Bello,” ujar Manehat.

Ia menjelaskan bahwa jumlah umat di Stasi Bello saat ini mencapai lebih dari 2.000 jiwa dengan perkembangan yang cukup signifikan. Kondisi ini membuat daya tampung kapela menjadi terbatas, sehingga umat tengah merintis pembangunan kapela pembantu, yakni Kapela Santo Paulus.

“Dengan adanya bantuan ini, kami berharap sarana prasarana yang diberikan dapat menunjang umat dalam beribadah dengan lebih baik dan nyaman,” katanya.

Pastor Paroki Santo Fransiskus Asisi Kolhua, Romo Dus Bone, juga menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh Bank Indonesia. Ia menyebut kunjungan tersebut sebagai momen yang membahagiakan bagi umat.

“Alangkah indahnya sore ini, kami mendapat kunjungan dan perhatian dari keluarga besar Bank Indonesia yang berbagi kasih dengan umat di Bello,” ujarnya.

Menurut Romo Dus, perkembangan umat di wilayah tersebut cukup pesat, dengan 18 Kelompok Umat Basis (KUB) dan 11 wilayah. Kondisi ini menyebabkan perayaan misa kerap dilakukan dua kali karena keterbatasan kapasitas kapela.

“Kami berharap dengan rencana pembangunan kapela baru, umat dapat mengikuti perayaan Ekaristi dengan lebih nyaman. Atas nama seluruh umat, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian ini,” kata Romo Dus Bone.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT, Adidoyo Prakoso, mengaku senang dapat berkunjung langsung ke Kapela Stasi Santo Agustinus Bello yang disebutnya sebagai salah satu stasi tertua di Kota Kupang.

“Kehadiran kami di sini sebagai bagian dari perayaan Paskah, untuk memberikan sedikit perhatian melalui komunitas karyawan kristiani dan keluarga besar Bank Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain dukungan terhadap kegiatan keagamaan, Bank Indonesia juga mendorong pemberdayaan ekonomi umat, khususnya di sektor pertanian.

“Kami juga telah berdiskusi dengan Uskup dan Gubernur terkait pemberdayaan umat agar semakin berdaya secara ekonomi, terutama dalam pengembangan pertanian sayur-mayur,” katanya.

Kunjungan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat fasilitas ibadah, tetapi juga mempererat sinergi antara lembaga negara dan masyarakat dalam mendukung kehidupan sosial dan keagamaan di daerah.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *