BOGOR – Suasana Sekretariat National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bogor tampak berbeda pada Rabu, 15 April 2026. Di salah satu ruangan, sejumlah atlet catur tunanetra, Dani dan Ismail, tekun berlatih menggeser bidak di atas papan khusus. Jari-jari mereka meraba, mengenali posisi, lalu melangkah dengan penuh perhitungan.
Meski memiliki keterbatasan penglihatan, semangat para atlet ini tak pernah padam. Setiap Rabu dan akhir pekan, mereka rutin menggelar latihan intensif sebagai persiapan menghadapi kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional tahun ini.
Salah satu pelatih pendamping menyebut papan catur yang digunakan telah dimodifikasi. Setiap petak dan bidak memiliki penanda khusus agar dapat dikenali melalui perabaan. “Kuncinya ada pada daya ingat dan konsentrasi. Mereka melatih visualisasi posisi bidak di kepala. Itu yang membuat mereka tangguh,” ujarnya.
Sesi latihan berlangsung sejak pagi hingga sore. Dimulai dari analisis partai, drill pembukaan, hingga simulasi pertandingan dengan time control. Suasana kompetitif justru menyulut motivasi para atlet untuk terus mengasah kemampuan.
Ketua NPCI Kota Bogor, Agus Hermasyah, yang memantau langsung latihan tersebut, mengapresiasi daya juang para atlet. Menurut dia, keterbatasan fisik bukan alasan untuk berhenti berprestasi.
“Semangat anak-anak ini luar biasa. Mereka datang tepat waktu, fokus, dan tidak pernah mengeluh. Ini bukti bahwa disabilitas bukan penghalang untuk mengharumkan nama Kota Bogor,” kata Agus di sela latihan, Rabu, 15 April 2026.
Agus berharap konsistensi latihan ini berbuah prestasi di ajang Peparda Jawa Barat mendatang.
Ia juga mendorong pemerintah dan masyarakat untuk memberikan dukungan lebih, mulai dari fasilitas latihan hingga sport science yang ramah disabilitas.
“Target kami jelas: medali. Namun, yang lebih penting, kami ingin menunjukkan bahwa atlet NPCI Kota Bogor memiliki mental juara. Dari sekretariat NPCI ini, kami siap melahirkan pecatur tunanetra yang mampu bersaing di level nasional,” tegasnya.
NPCI Kota Bogor saat ini membina delapan atlet catur tunanetra, terdiri atas lima putra dan tiga putri. Selain catur, sekretariat yang berlokasi di kawasan Bogor Tengah itu juga menjadi pusat latihan bagi cabang olahraga atletik, renang, dan tenis meja kursi roda. (Jai)
Semangat Latihan Atlet Catur Tunanetra di Sekretariat NPCI Kota Bogor: Kami Siap Mengharumkan Nama Daerah






