Kesiapan Pemkab Maybrat dalam Penyaluran Bantuan Pangan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maybrat telah memastikan kesiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari hingga Maret 2026. Program ini ditujukan kepada sebanyak 8.027 keluarga penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten tersebut.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat, Korneles Naa, menyampaikan bahwa total bantuan yang akan disalurkan mencapai 160.540 kilogram beras dan 32.108 liter minyak goreng. Setiap keluarga penerima manfaat akan menerima 20 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng selama dua bulan.
Penyaluran bantuan ini direncanakan dimulai pada 11 Mei 2026, setelah tahap sosialisasi di tingkat daerah selesai. Proses sosialisasi ini dilakukan agar masyarakat lebih memahami mekanisme dan persyaratan dalam menerima bantuan pangan tersebut.
Dalam rangka memastikan keberhasilan penyaluran, pemerintah kabupaten menekankan pentingnya distribusi yang hati-hati, terutama di lima distrik yang sebelumnya pernah mengalami konflik. Untuk menjaga keamanan dan ketepatan sasaran, Pemkab Maybrat akan berkoordinasi dengan aparat keamanan dan pihak terkait.
“Kondisi keamanan di beberapa wilayah masih menjadi perhatian, sehingga pengawasan distribusi logistik akan diperketat,” ujar Korneles Naa.
Pemkab Maybrat juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional dan Bulog yang terus menyalurkan bantuan di tengah keterbatasan fiskal daerah. Bantuan pangan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan di Kabupaten Maybrat.
Selain itu, Pemkab Maybrat berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program bantuan pangan agar bisa mencapai semua lapisan masyarakat yang membutuhkan. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi dan ketahanan pangan yang semakin kompleks.
Beberapa langkah strategis juga sedang dipersiapkan oleh pemerintah kabupaten untuk memastikan bahwa distribusi bantuan pangan berjalan lancar dan tidak ada kendala yang menghambat. Hal ini termasuk koordinasi dengan lembaga swadaya masyarakat dan organisasi kemasyarakatan lainnya.
Tidak hanya itu, Pemkab Maybrat juga akan melakukan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program bantuan pangan agar dapat diambil tindakan perbaikan jika diperlukan. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan pangan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dan sesuai dengan rencana awal.
Dengan komitmen dan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta masyarakat, diharapkan program bantuan pangan ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Kabupaten Maybrat.






