Breaking News: Tukang Bakso di Tasikmalaya Dipukuli di Depan Anak, Lalu Diculik Bersama Keponakannya

Kejadian Penculikan Tukang Bakso di Tasikmalaya

Pada malam hari Minggu (19/4/2026), seorang tukang bakso dan keponakannya diduga menjadi korban penculikan oleh sekelompok orang tak dikenal di ruko tempat jualannya. Lokasi kejadian berada di Jalan Raya Cieunteung, Kampung Sawah Lempay, Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Identitas korban yang diketahui adalah Suparno (48 tahun) dan ponakannya Fajar Kristianto (36 tahun). Mereka dibawa kabur oleh kelompok orang tersebut setelah terlibat kesalahpahaman dengan pembeli yang belum diketahui identitasnya. Kejadian ini terjadi sekira pukul 18.00 WIB, saat dua orang pembeli datang menggunakan sepeda motor.

Awalnya, korban sempat bersenggolan dengan pembeli saat membuat pesanan. Hal ini memicu cekcok antara korban dan pembeli. Setelah cekcok, kedua pembeli tersebut pulang, tetapi kembali lagi pada pukul 19.00 WIB bersama rekan lainnya yang berjumlah empat orang.

Setelah sholat Isya, suasana di lokasi tiba-tiba berubah drastis. Empat sepeda motor datang membawa sekelompok remaja yang tampaknya sudah memiliki emosi yang memuncak sejak Magrib. Tanpa banyak bicara, mereka langsung menyerang Suparno. Korban dipukul, dijedotkan ke gerobak, bahkan ditendang berulang kali.

Aksi kekerasan ini terjadi di depan kedua anak korban yang masih berusia 16 dan 10 tahun. Mereka seharusnya tidak perlu menyaksikan kekerasan seperti ini.

Belum cukup sampai di situ, dalam kondisi lemah, Suparno justru dibawa paksa oleh para pelaku. Keponakannya yang berusia sekitar 25 tahun juga ikut diseret. Usai kejadian, warga berkumpul di lokasi untuk melihat dan memastikan terkait peristiwa tersebut.

Istri korban, Winarti, mengatakan bahwa kejadian sangat cepat karena sekelompok orang langsung membawa suaminya tanpa basa-basi. “Yang dibawa suami saya sama ponakan menggunakan motor, bahkan ada warga melerai, tapi langsung dibawa ga bisa diberhentikan,” jelasnya.

Winarti mengungkapkan bahwa saat kejadian dirinya tengah berada di lantai dua dan langsung melihat insiden yang menimpa suaminya. “Saya posisi di lantai dua, pas kebawah sudah ramai dan masih ada tapi liat dibawa ke motor suami sama ponakan saya,” katanya.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih mencari keberadaan korban dan mengumpulkan keterangan dari saksi di tempat kejadian perkara.

Peristiwa yang Menggemparkan Warga

Kejadian ini telah mengejutkan warga sekitar dan menjadi topik utama diskusi di lingkungan sekitar. Banyak warga yang merasa prihatin dengan cara penanganan kasus ini. Mereka menilai tindakan yang dilakukan oleh pelaku sangat tidak manusiawi, terutama melihat usia korban dan keponakannya yang masih muda.

  • Beberapa warga mengatakan bahwa kejadian ini bisa menjadi contoh buruk bagi masyarakat.
  • Ada yang menyarankan agar pihak berwajib lebih waspada terhadap kejadian serupa di masa depan.
  • Sebagian lainnya mengingatkan pentingnya menjaga perdamaian dan saling menghormati dalam interaksi sosial.

Proses Penyelidikan Polisi

Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kejadian ini. Mereka sedang mencari informasi tambahan dan mengumpulkan keterangan dari saksi mata serta pihak terkait. Dalam waktu dekat, polisi akan mempercepat proses penyelidikan untuk menemukan keberadaan korban dan memberikan keadilan bagi keluarga.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *