Kecelakaan Maut di Jalan Lintas Sumatera
Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, menyebabkan banyak korban jiwa. Kecelakaan ini melibatkan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) bernopol BK 7778 DL dengan mobil tangki milik Seleraya yang datang dari arah berlawanan.
Bus ALS yang dikemudikan Alif melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi dengan membawa belasan penumpang. Saat tiba di lokasi kejadian, sopir bus diduga berusaha menghindari jalan berlubang hingga kehilangan kendali dan masuk ke jalur kanan. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil tangki Seleraya yang dikemudikan Aryanto bersama seorang penumpang bernama Martono. Tabrakan keras pun tidak terhindarkan hingga menyebabkan kedua kendaraan terbakar hebat di lokasi kejadian.
Akibat insiden tersebut, sopir dan penumpang mobil tangki meninggal dunia dalam kondisi terbakar di dalam kendaraan. Sopir bus ALS beserta sejumlah penumpang juga dilaporkan meninggal dunia akibat terjebak kobaran api. Total korban meninggal dunia mencapai 16 orang, sementara tiga penumpang mengalami luka bakar dan satu kenek bus mengalami luka ringan.
Istri Korban Ikut Dalam Rombongan Iritingan Jenazah
Dua perempuan yang merupakan istri sopir dan kernet truk tangki ikut dalam rombongan iring-iringan ambulans yang membawa 16 kantong jenazah korban ke RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang, Kamis (7/5/2026). Puspa dan Eka tampak didampingi kerabat dan juga anaknya ketika turun dari salah satu mobil.
Raut wajah sedih dan tatapan terpukul terpancar dari wajah Puspa, yang matanya sembab dan masih merah. Sesekali ia mengusap air matanya. Eka (35), istri Martono, mengatakan ia baru mengetahui kabar tersebut sekitar dua jam setelah kejadian. “Kami tahu kejadian sekitar jam 3 sore, tempat tinggal kami jauh dari lokasi kejadian. Sampe ke Lubuklinggau saja kami malam,” ujar Eka saat dibincangi.
Namun, ia belum bersedia ketika ditanya lebih jauh mengenai firasat ataupun keseharian korban. “Takut gak kuat ngomong,” katanya.
Identifikasi Korban oleh Tim DVI Polri
Saat ini semua jenazah yang transit dari RS Siti Aisyah Lubuklinggau telah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan Palembang. Tim DVI Polri akan melakukan langkah identifikasi terhadap jenazah. Sebelumnya, dari informasi yang didapatkan, ada 4 jenazah yang teridentifikasi. Adapun identitas korban tewas tersebut adalah:
- Alif (44) asal Provinsi Jawa Tengah yang merupakan pengemudi bus ALS;
- Saf (50) warga asal Medan, penumpang bus;
- Aryanto alias Yanto, pengemudi truk tangki minyak;
- Martono, penumpang truk tangki minyak.





