Gadepreneur 2026: Peningkatan Kapasitas 31 UMKM oleh Pegadaian Kanwil V Manado

Program Gadepreneur 2026: Membantu UMKM Naik Kelas

Pegadaian kembali menggelar program Gadepreneur 2026, yang bertujuan untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) naik kelas melalui pelatihan dan pendampingan bisnis. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha kecil yang ingin berkembang lebih pesat.

Sebanyak 31 pelaku UMKM terpilih dari wilayah Sulut, Sulteng, Gorontalo, Maluku, dan Papua akan mengikuti pelatihan selama enam bulan, baik secara offline maupun online. Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam berbisnis, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk pasar nasional hingga jaringan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart.

Tujuan dan Fokus Program

Program Gadepreneur merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PT Pegadaian. Dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat, program ini mencoba membangun kapasitas UMKM agar mampu bersaing di dunia usaha yang semakin kompetitif.

Deputi Bisnis Pegadaian Area Manado 1, Andi Vivin Budi Permana menjelaskan bahwa program ini sudah berlangsung sejak tahun 2023. “Gadepreneur adalah bentuk kontribusi kami dalam membangun ekosistem bisnis yang lebih kuat dan mandiri,” ujarnya.

Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memberikan pelatihan bisnis dengan kurikulum yang terstruktur. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa UMKM binaan memiliki kemampuan yang cukup untuk menembus pasar yang lebih besar.

Pelatihan dan Pendampingan

Sebagai langkah awal, para peserta akan mengikuti pelatihan dan mentoring di Manado pada Sabtu dan Minggu, 9-10 Mei 2026. Selama enam bulan pelatihan, peserta akan diberikan bimbingan dan pendampingan oleh mentor profesional.

Salah satu mentor yang terlibat dalam program ini adalah Gazan Azka Ghafara. Ia merupakan Founder dan CEO Xanana dan Konspirasi Snack. Selain itu, Gazan juga menjadi mentor di Young Enterpreneur Academy. Dengan pengalamannya, ia diharapkan mampu memberikan wawasan dan strategi bisnis yang bermanfaat bagi peserta.

Bidang Usaha Peserta

Peserta Gadepreneur terdiri dari UMKM yang bergerak di berbagai bidang, antara lain makanan, fesyen, kriya, herbal, kecantikan, dan PKRT. Dengan keragaman ini, program diharapkan mampu memberikan manfaat yang luas kepada berbagai kalangan pelaku usaha.

Program ini diselenggarakan serentak di 12 kantor wilayah Pegadaian. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan UMKM di berbagai daerah.

Harapan dan Tantangan

Melalui program ini, Pegadaian berharap UMKM Indonesia semakin mandiri, inovatif, dan memiliki daya saing yang kuat. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan yang terstruktur, UMKM diharapkan mampu menghadapi tantangan pasar yang semakin dinamis.

Dengan dukungan dari lembaga seperti Pegadaian, UMKM memiliki kesempatan untuk berkembang lebih pesat. Program seperti Gadepreneur 2026 menjadi salah satu contoh nyata dari upaya pemerintah dan swasta dalam memperkuat ekonomi rakyat.

Kesimpulan

Program Gadepreneur 2026 tidak hanya menjadi ajang pelatihan, tetapi juga menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan. Dengan partisipasi aktif dari pelaku UMKM dan dukungan dari mentor serta institusi terkait, diharapkan program ini mampu memberikan dampak positif yang nyata dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *