Upaya Kemnaker dalam Meningkatkan Kesadaran K3 di Tempat Kerja
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berupaya memperkuat kesadaran akan pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di berbagai tempat kerja. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari transformasi dunia kerja yang semakin dinamis dan penuh risiko. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menekankan bahwa kesadaran akan K3 harus menjadi budaya yang melekat dalam setiap aktivitas kerja.
Penguatan kompetensi Ahli K3 juga menjadi fokus utama dalam upaya mendukung perubahan tersebut. Dengan adanya pelatihan dan sertifikasi yang diberikan, para ahli K3 dapat lebih siap menghadapi tantangan di lingkungan kerja yang semakin kompleks.
Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Tahap 2
Pada 12–13 Mei 2026, Kemnaker menyelenggarakan Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Tahap 2. Acara ini diikuti oleh 2.100 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan bersama Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3), yang merupakan langkah strategis untuk memperkuat kompetensi calon Ahli K3.
Tujuan dari acara ini adalah untuk memastikan bahwa para ahli K3 memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk mendorong budaya kerja yang aman, sehat, dan produktif. Dengan demikian, keamanan dan kesehatan pekerja dapat terjaga secara optimal.
Komitmen GEM Co., Ltd. dalam Penerapan K3
GEM Co., Ltd. melalui unit usahanya di Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat penerapan K3 di seluruh area operasional perusahaan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan maksimal bagi para pekerja serta tanggung jawab perusahaan terhadap keluarga karyawan.
CEO PT QMB New Energy Materials, Mr. Pan Hua, menjelaskan bahwa sebagai perusahaan yang bergerak di bidang energi baru dan daur ulang sumber daya, GEM menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas utama. Perusahaan memastikan bahwa semua Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan oleh pekerja telah memenuhi standar industri serta regulasi yang berlaku.
Program dan Inisiatif untuk Meningkatkan Budaya K3
Selain itu, perusahaan rutin melakukan audit keselamatan, inspeksi lapangan, dan evaluasi berkala terhadap implementasi prosedur K3 di lingkungan kerja. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap pekerja mendapatkan perlindungan yang layak saat menjalankan aktivitas operasional.
”Tak hanya memperkuat fasilitas keselamatan kerja, GEM Indonesia juga terus membangun budaya sadar K3 melalui berbagai program pelatihan rutin, simulasi tanggap darurat, hingga edukasi penggunaan APD bagi pekerja maupun mitra kerja,” jelas Pan Hua.
Perusahaan menilai bahwa penerapan K3 bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi, melainkan bagian dari penghormatan terhadap nilai kemanusiaan dan keberlangsungan keluarga para pekerja. Bagi mereka, K3 adalah investasi kemanusiaan yang bertujuan agar setiap karyawan pulang dengan selamat untuk bertemu keluarga mereka.
Perkembangan dan Keberlanjutan di Industri Hijau
Menurut Pan Hua, perusahaan akan terus memperkuat sistem manajemen keselamatan kerja seiring perkembangan industri dan peningkatan kapasitas operasional. Keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari capaian produksi, tetapi juga kemampuan menjaga keselamatan seluruh pekerja di setiap lini operasional.
Sebagai perusahaan teknologi daur ulang dan material energi baru, GEM terus mengembangkan ekosistem industri berbasis teknologi ramah lingkungan dan praktik operasional berstandar internasional di Indonesia. Melalui berbagai proyek strategis pengolahan material energi baru, perusahaan berharap dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan sekaligus mendukung terciptanya industri hijau yang aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan di Indonesia.





