BERITA  

Kedua Kalinya, Sapi Ridwan Pekalongan Dipilih Jadi Kurban Prabowo

Prestasi Peternak Pekalongan yang Kembali Terpilih sebagai Hewan Kurban Presiden

Prestasi luar biasa kembali ditorehkan oleh peternak Kota Pekalongan. Untuk kedua kalinya secara berurutan, sapi milik M Ridwan, seorang peternak asal Kelurahan Kuripan Lor, Kecamatan Pekalongan Selatan, terpilih sebagai hewan kurban bantuan kemasyarakatan (Banmas) Presiden Prabowo Subianto.

Tahun ini, sapi jenis Simmental dengan bobot mencapai 1.030 kilogram resmi menjadi bagian dari program kurban Presiden Prabowo Subianto untuk Hari Raya Iduladha 2026. Ini menunjukkan bahwa kualitas dan kesehatan ternak lokal semakin diakui oleh pemerintah pusat.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Pertanian (Dinperpa) Kota Pekalongan, Lili Sulistyowati, menjelaskan bahwa Kota Pekalongan kembali mendapat kepercayaan untuk mengusulkan sapi terbaik dari peternak lokal dalam program bantuan sapi kurban Presiden. Setelah melalui proses identifikasi di lapangan, pihaknya menemukan sapi milik M Ridwan yang memenuhi kriteria utama, terutama dari sisi bobot dan kondisi kesehatan.

“Alhamdulillah, tahun ini Kota Pekalongan kembali dipercaya mengusulkan sapi Banmas Presiden,” ujarnya. “Dari hasil pendataan, sapi milik M Ridwan memiliki bobot lebih dari satu ton dan sangat sesuai persyaratan yang ditetapkan Pemerintah Pusat.”

Setelah diusulkan melalui Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sapi tersebut menjalani sejumlah tahapan verifikasi. Mulai dari pemeriksaan administrasi, pengecekan kesehatan, hingga negosiasi harga dengan Sekretariat Presiden. Seluruh dokumen, termasuk Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), telah dinyatakan lengkap dan disetujui.

“Semua proses pengadaan dilakukan langsung oleh Sekretariat Presiden. Kami dari daerah bertugas mendampingi dan memastikan sapi yang diusulkan benar-benar sehat dan memenuhi syarat,” jelas Lili.

Lili menambahkan, sapi bantuan Presiden tersebut rencananya akan disalurkan kepada masyarakat melalui Masjid Jami’ Kota Pekalongan menjelang Iduladha. Penyerahan dilakukan mendekati hari penyembelihan untuk menjaga kondisi sapi tetap prima dan menghindari stres akibat perpindahan lokasi.

Sementara itu, pemilik sapi, M Ridwan, menyampaikan rasa bersyukuran dan kebanggaannya atas kembali terpilihnya sapi miliknya sebagai hewan kurban Presiden. Tahun lalu, sapi miliknya juga lolos seleksi dengan bobot 970 kilogram dan terjual senilai Rp85 juta.

Tahun ini, sapi Simmental yang dipeliharanya selama sekitar dua tahun itu disepakati dengan harga Rp110 juta. “Awalnya saya beli dengan bobot sekira 500 kilogram, lalu dirawat rutin dengan pakan ampas dan tambahan lainnya sampai beratnya sekarang 1 ton 30 kilogram,” tuturnya.

Menurut Ridwan, kunci utama keberhasilan terletak pada ketelatenan dalam merawat ternak serta menjaga kesehatannya secara konsisten. “Saya berharap, pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi peternak lain untuk terus meningkatkan kualitas sapi yang dipelihara,” tambahnya.

Proses Pemilihan Sapi Kurban yang Ketat

Proses pemilihan sapi kurban tidak hanya berdasarkan bobot, tetapi juga kesehatan dan kondisi fisiknya. Berikut beberapa langkah yang dilalui:

  • Identifikasi di Lapangan: Petugas dinas melakukan survei langsung ke tempat peternak untuk memastikan kelayakan sapi.
  • Pemeriksaan Administrasi: Dokumen seperti surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dan bukti kepemilikan sapi diperiksa.
  • Verifikasi Kesehatan: Sapi diperiksa oleh dokter hewan untuk memastikan tidak ada penyakit atau kondisi yang tidak layak.
  • Negosiasi Harga: Harga sapi ditentukan berdasarkan bobot dan kualitas, dengan partisipasi dari Sekretariat Presiden.

Tips Merawat Sapi untuk Hasil Terbaik

Peternak yang ingin menghasilkan sapi berkualitas tinggi dapat mengikuti beberapa tips berikut:

  • Pakan Berkualitas: Gunakan pakan yang bergizi dan sesuai dengan kebutuhan ternak.
  • Perawatan Rutin: Lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dan pastikan lingkungan ternak bersih.
  • Ketenangan: Pastikan sapi tidak stres dengan lingkungan yang tenang dan nyaman.
  • Pemantauan Bobot: Pantau perkembangan bobot sapi secara rutin agar bisa diketahui perkembangannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *