Memahami Jenis Hewan Kurban yang Paling Afdhal
Bulan Dzulhijjah adalah bulan yang sangat dianjurkan untuk melakukan ibadah kurban. Bagi umat Muslim, menentukan jenis hewan kurban menjadi hal penting yang perlu dipertimbangkan. Ada beberapa pertanyaan muncul, seperti: Apakah lebih baik berkurban dengan kambing atau sapi? Apakah memilih satu ekor kambing lebih utama daripada patungan sapi?
Di Indonesia, hewan kurban yang biasa digunakan adalah kambing dan sapi. Namun, terdapat berbagai pandangan dari para ulama mengenai jenis hewan yang paling afdhal atau lebih utama dalam ibadah kurban.
Kambing vs Sapi: Pandangan Ulama
Menurut sebagian ulama, kurban dengan satu kambing lebih baik dibandingkan ikut patungan sapi atau unta. Hal ini didasarkan pada hadis dan pendapat para ulama bahwa tujuh kambing memiliki manfaat yang lebih banyak daripada seekor sapi. Contohnya, dalam kitab Shahih Fiqh Sunnah (2:375), Fatwa Lajnah Daimah no. 1149, dan Syarhul Mumthi’ (7:458) disebutkan bahwa kambing lebih utama dalam hal jumlah manfaatnya.
Imam As-Saerazi Asy-Syafi’i menyatakan bahwa kambing yang dikurbankan secara sendirian lebih baik dari pada urunan sapi tujuh orang. Alasannya adalah karena orang yang berkurban bisa langsung menumpahkan darah (menyembelih) sendiri. Hal ini juga sesuai dengan apa yang disampaikan oleh penulis kitab Al Muhadzab.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan bahwa hewan kurban yang paling afdal adalah unta, kemudian sapi jika disembelih utuh, lalu domba, kambing, dan seterusnya. Pendapat ini tertuang dalam kitab Ahkam Al-Udhiyyah.
Selain itu, Ibnu Qassim Al Ghazi menyatakan bahwa satu kambing lebih utama daripada patungan sapi. Namun, jika dilihat dari segi jenisnya, unta dianggap lebih utama daripada sapi, dan sapi lebih utama daripada kambing.
Pertimbangan Ekonomi dan Kondisi Masyarakat
Pandangan-pandangan tersebut sering kali merujuk pada kondisi masyarakat Arab yang umumnya mampu membeli hewan kurban secara perseorangan. Di Indonesia, banyak masyarakat kelas menengah ke bawah yang tidak mampu membeli hewan kurban secara mandiri, sehingga solusi patungan sapi sering dipilih.
Dari sudut pandang harga dan jumlah daging, urutan hewan kurban yang paling mahal adalah unta, lalu sapi, dan terakhir kambing. Namun, kambing saat ini tersedia dalam berbagai jenis dan bisa menjadi pilihan yang baik. Jika dilihat dari segi kualitas, domba lebih baik daripada kambing lokal.
Menyesuaikan dengan Kemampuan
Meskipun ada pandangan ulama mengenai jenis hewan yang paling afdhal, semua hal tersebut harus dikembalikan kepada kondisi keuangan dan kemampuan seseorang. Jika solusi patungan sapi adalah pilihan terbaik, maka lakukanlah. Namun, jika harga satu kambing justru lebih murah dibanding 1/7 sapi, maka itu juga bisa menjadi alternatif.
Insya Allah, niat baik untuk berkurban akan tercatat di sisi Allah, baik itu berkurban dengan satu ekor kambing atau 1/7 sapi. Yang terpenting adalah kesadaran dan keikhlasan dalam melaksanakan ibadah ini.






