Perselingkuhan dan KDRT yang Dilakukan Dede Sunandar
Kabar mengenai perselingkuhan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh komedian Dede Sunandar membuat publik terkejut. Terlebih lagi, istri Dede Sunandar, Karen Hertatum, menyebut bahwa hal tersebut sudah berlangsung sejak 12 tahun silam.

Karen Hertatum, istri dari Dede Sunandar, membuat banyak orang kaget setelah memberikan pengakuan tentang kondisi pernikahannya. Menurutnya, Dede sering kali berselingkuh sejak awal pernikahan mereka. Tidak hanya itu, Karen juga kerap menjadi korban KDRT oleh suaminya. Bahkan, ia mengaku sering ‘dikeroyok’ oleh keluarga Dede tanpa adanya pembelaan dari sang suami.
“KDRT verbal dan non verbal,” ujar Karen saat menjadi bintang tamu dalam acara Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Rabu (20/5/2026).
“Kekerasan itu terjadi karena dia ketahuan selingkuh. Aku ingin mendapatkan penjelasan darinya, tapi tidak mendapat jawaban. KDRT macam-macam, ditonjok di muka aku, dicekik lah,” tambah Karen.
“Selingkuhnya dari awal pernikahan, setelah anak pertama aku lahir,” kata Karen sambil menangis.
Karen mengatakan bahwa ia sama sekali tidak pernah mencari tahu tentang kelakuan buruk suaminya. Namun, ada saja hal-hal kecil yang membuatnya curiga, termasuk bukti-bukti perbankan. Meski sudah berkali-kali melihat bukti di depan mata, awalnya Karen tidak mempermasalahkan apa pun yang dilakukan Dede di luar rumah, selama ia tetap pulang ke rumah dan bertemu dengan anak-anaknya.
Sayangnya, sikap permisif Karen justru disalahartikan oleh Dede Sunandar. Komedian yang gagal masuk ke dunia politik ini semakin menjadi-jadi, terus melakukan perselingkuhan dan KDRT.
“Tahu suami selingkuh karena lihat chat. Mungkin lebih dari lima kali selingkuh,” kata Karen.
“Setiap kali dia izin berangkat kerja, aku tutup mata, yang penting dia pulang ketemu anak saja. Aku tidak pernah mencari tahu,” ujar Karen.
“Dia suka mengirim uang karena di M-Banking ada nama cewek. Sudah lupa nominalnya, mungkin Rp500 ribu, tidak sampai juta,” tambah Karen.
“Dia tidak pernah mau menyebutkan alasannya, selalu bilang bawel!” ujar Karen menirukan ucapan Dede Sunandar.
Dikeroyok Keluarga Dede Sunandar
Tangis Karen semakin pecah ketika membicarakan sikap Dede Sunandar di hadapan keluarganya. Ia mengaku tidak pernah mendapatkan pembelaan dari sang suami, baik saat dirinya bersalah atau benar.
Sebaliknya, Karen mengaku sering ‘dikeroyok’ oleh Dede dan keluarganya secara verbal. Akibatnya, sejak 8 April lalu, Karen memutuskan untuk keluar dari rumah ibu mertuanya dan memilih tinggal di rumah sahabatnya.
“Aku sejak awal pindah ke rumah ibu mertua sudah kecewa, tinggal bersama ibunya, dapat perlakuan tak baik. Dia ngeroyok aku di rumah itu, dia (Dede), ibu dia, dan abangnya, verbal, omongannya,” ujar Karen.
“Ibunya selalu ikut campur. Misal aku ada debat sedikit, biasanya orang tua selalu bela anaknya. Akhirnya kita bertengkar hebat,” tambah Karen.
Karen juga menyebut bahwa kemungkinan besar keluarga Dede, termasuk sang ibunda, mengetahui kelakuan putranya. Namun, menurutnya, sang ibu selalu menutupi hal tersebut.
“Mungkin (ibunya) tahu soal perselingkuhan, tapi tetap saja membelanya. Pernah bilang sama ibunya soal perselingkuhan, cuma bilang, ah masa sih, gak mungkin (selingkuh) kan kerja,” ujar Karen menirukan ucapan ibu mertuanya.
Talak Tiga dan Perjuangan Hak Asuh Anak
Setelah menjalani pernikahan selama 12 tahun, akhirnya Dede Sunandar menjatuhkan talak tiga kepada Karen Hertatum. Dede juga datang ke rumah orangtua Karen dan “mengembalikan” istrinya kepada orangtuanya.
Namun, kabarnya Dede belum mengurus perceraiannya secara resmi melalui Pengadilan Agama karena belum ada biaya. Karen kini hanya tinggal menunggu dan siap memperjuangkan hak asuh untuk ketiga anaknya yang masih di bawah umur.
“Tanggal 10 Mei kemarin sudah talak, untuk di pengadilan dia yang mengurus. Mungkin nanti akan ambil hak asuh anak, yang pertama 11 tahun, yang kedua 7 tahun, yang ketiga 5 tahun,” kata Karen sambil menangis.






