BERITA  

Wagub Reny Apresiasi Expo Smart Primary Care Asklin Sulteng, Tekankan Pentingnya Berani Sehat

Peran Puskesmas dan Klinik dalam Meningkatkan Layanan Kesehatan Primer

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr Reny A Lamadjido, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Asosiasi Klinik Indonesia (ASKLIN) Sulteng yang menggelar Smart Primary Care Expo 2026. Acara ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara puskesmas dan klinik guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan primer di wilayah Sulawesi Tengah.

Expo berlangsung selama tiga hari, yaitu dari tanggal 21 hingga 23 Mei 2026, dengan berbagai kegiatan seperti simposium dan workshop. Fokus utamanya adalah penguatan layanan kesehatan primer, yang menjadi salah satu prioritas pemerintah provinsi setempat.

Awal Mula Program Berani Sehat

Dalam sambutannya, Reny menjelaskan bahwa program Berani Sehat lahir dari kebutuhan masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan. Ia menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari visi pemerintahan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny A Lamadjido.

Berani Sehat, kata Reny, merupakan singkatan dari “Bersama Anwar-Reny”, yang menjadi identitas dari program pemerintahan mereka. Dua program unggulan yang pertama kali dirancang setelah mereka terpilih sebagai pemimpin Sulawesi Tengah adalah Berani Sehat dan Berani Cerdas.

“Berani Sehat saya yang olah, sedangkan Berani Cerdas disiapkan oleh Pak Gubernur,” ujarnya.

Masalah Akses Layanan Kesehatan

Reny menyatakan bahwa gagasan Berani Sehat muncul karena masih banyak masyarakat Sulawesi Tengah yang tidak bisa mengakses layanan kesehatan akibat kendala biaya pengobatan. Meski begitu, ia mengakui bahwa pemanfaatan program tersebut saat ini masih didominasi oleh layanan rumah sakit.

“Kalau saya lihat, sekitar 70 persen masyarakat menggunakan layanan rumah sakit,” katanya.

Ia berharap kolaborasi antara puskesmas dan klinik, yang menjadi fokus dalam Smart Primary Care Expo 2026, dapat memperkuat layanan kesehatan primer. Hal ini akan membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan merata.

Tema dan Kegiatan Expo

Smart Primary Care Expo 2026 mengusung tema “Penguatan Kolaborasi Puskesmas dan Klinik dalam Mewujudkan Layanan Kesehatan Primer yang Bermutu dan Sejalan dengan Program Berani Sehat”. Kegiatan ini diisi oleh berbagai simposium dan workshop selama tiga hari.

Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan inovasi dan strategi baru dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan primer. Peserta diharapkan dapat memperoleh wawasan serta pembelajaran yang bermanfaat untuk diterapkan dalam operasional puskesmas dan klinik.

Potensi Kolaborasi yang Diharapkan

Reny menekankan pentingnya kolaborasi antara puskesmas dan klinik dalam memperkuat sistem kesehatan primer. Ia berharap, melalui acara ini, tercipta jaringan kerja yang lebih kuat dan saling mendukung antara dua institusi tersebut.

Dengan adanya kolaborasi yang lebih baik, masyarakat akan lebih mudah mengakses layanan kesehatan tanpa harus pergi ke rumah sakit. Hal ini akan mempercepat proses pengobatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Harapan untuk Masa Depan

Smart Primary Care Expo 2026 tidak hanya menjadi ajang sosialisasi, tetapi juga menjadi langkah awal untuk menciptakan sistem kesehatan yang lebih efisien dan inklusif. Dengan pendekatan yang lebih terpadu, layanan kesehatan primer di Sulawesi Tengah diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Reny menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan terus mendukung inisiatif-inisiatif seperti ini. Ia berharap, kolaborasi antara puskesmas dan klinik dapat menjadi contoh yang baik untuk daerah-daerah lain di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *