Puluhan Remaja Diasah Bisnis Kuliner di Jogja, Jawaban Hadapi Krisis Global

Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha Platinum untuk 25 Remaja di Sleman

Sebanyak 25 remaja berkesempatan mengikuti program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Platinum di LKP Budi Mulia Dua Culinary School secara gratis. Program ini berlangsung selama 350 jam pelatihan, yang setara dengan sekitar 50 hari. Peserta diberi kesempatan untuk memperdalam keterampilan dalam bisnis street food dan bakery, serta dibekali pengetahuan tentang manajemen keuangan, branding, teknik foto produk, hingga pendampingan usaha selama satu tahun penuh.

Program ini dilaksanakan dalam kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, serta bekerja sama dengan beberapa UMKM kuliner ternama di Yogyakarta. Acara pembukaan digelar di Aula LKP BMD Culinary School pada Jumat (22/5/2026), yang turut dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pendidikan Sleman.

Materi Pelatihan yang Komprehensif

Pimpinan LKP Budi Mulia Dua Culinary School, Ani Syafaatun, menjelaskan bahwa materi pelatihan dipilih karena permintaan pasar akan makanan ringan dan kue yang terus berkembang. Ia menekankan bahwa peserta tidak hanya diajarkan cara membuat produk, tetapi juga bagaimana menjaga keberlanjutan bisnis mereka.

“Kami menekankan kepada anak didik bahwa tidak hanya bisa membuat produk itu menjadi viral di media sosial, tetapi juga harus mampu menjaga keberlanjutannya dan memelihara branding agar bisnis mereka tidak hilang setelah tiga bulan muncul,” ujar Ani.

Pelatihan ini mencakup berbagai aspek bisnis, seperti pengelolaan keuangan, strategi pemasaran, hingga teknik fotografi produk untuk platform online. Selain itu, peserta juga mendapatkan pendampingan langsung dari para mentor selama setahun penuh.

Peran Pemerintah dalam Mendukung Kewirausahaan

Langkah ini dinilai sangat relevan dengan dinamika ekonomi daerah saat ini, khususnya dalam menggerakkan sektor usaha mikro di tingkat lokal. Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Dinas Pendidikan Sleman, Reni Tri Pujiastuti, menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi LKP BMD Culinary School dalam menjalankan program PKW Platinum.

Menurut Reni, bidang kuliner seperti street food dan bakery memiliki potensi besar karena merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Dengan branding dan inovasi yang baik, usaha kecil-kecilan ini dapat berkembang dan bertahan di tengah persaingan.

Pemerintah Kabupaten Sleman memberikan stimulus modal usaha senilai total Rp15 juta per peserta, yang diberikan setelah peserta menyelesaikan pelatihan. Dana ini ditujukan untuk membeli peralatan produksi yang diperlukan dalam menjalankan usaha kuliner.

Harapan untuk Masa Depan

Seluruh peserta diharapkan mampu meneladani kisah sukses alumni yang telah berhasil membangun mentalitas wirausaha, konsisten berinovasi, serta mampu bertransformasi menjadi penyedia lapangan kerja baru di wilayah Sleman dan sekitarnya.

Program ini diharapkan menjadi awal dari banyaknya kewirausahaan muda yang mampu berkontribusi dalam perekonomian lokal. Dengan pendidikan yang komprehensif dan dukungan dari pemerintah, para peserta diharapkan mampu menghadapi tantangan pasar dan menjaga keberlanjutan bisnis mereka.

Fasilitas dan Dukungan yang Disediakan

LKP Budi Mulia Dua Culinary School memberikan berbagai fasilitas untuk mendukung proses belajar peserta. Termasuk ruang kelas yang nyaman, peralatan masak modern, dan akses ke sumber daya yang diperlukan untuk pengembangan bisnis. Selain itu, peserta juga mendapatkan bimbingan dari mentor berpengalaman di bidang kuliner dan bisnis.

Program ini tidak hanya fokus pada keterampilan memasak, tetapi juga pada pengembangan keterampilan bisnis yang penting untuk membangun usaha yang stabil dan berkembang. Dengan pendekatan holistik, peserta diharapkan mampu merancang strategi bisnis yang efektif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *