jogja. YOGYAKARTA – Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menyelenggarakan acara tahunan yang sangat dinantikan, yaitu Kejuaraan Daerah (Kejurda) Drum Band DIY 2026. Kali ini, kejuaraan ini bekerja sama dengan Kejuaraan Marching Band Taman Kanak-Kanak, Prabukusumo Cup 2026.
Kedua kompetisi yang diadakan setiap bulan Mei ini diikuti oleh total 39 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga tingkat umum atau universitas. Ajang ini tidak hanya menjadi barometer bagi para unit drumben, tetapi juga menjadi ruang pembinaan berjenjang yang penting bagi perkembangan seni musik dan marching band di wilayah DIY serta sekitarnya.
Peran Kejurda dalam Pembinaan Atlet Muda
Ketua Panitia Kejurda Drum Band DIY 2026, Galih Kuncoro, menjelaskan bahwa Kejurda merupakan kelanjutan dari Kejuaraan Kabupaten/Kota yang rutin dilaksanakan setiap tahun. “Artinya, kejuaraan yang berlangsung di Kejurda ini adalah perwakilan terbaik dari masing-masing daerah kabupaten dan kota yang ada di DIY,” ujarnya saat diwawancarai.
Galih menambahkan bahwa kompetisi ini dirancang sebagai sarana penjaringan atlet sejak usia dini. Pembinaan yang konsisten dari tingkat SD, SMP, hingga SMA diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit potensial yang siap memperkuat kabupaten dan kota masing-masing pada ajang Pekan Olahraga Daerah (PORDA) mendatang.
“Selain itu, kami juga membuka kategori tingkat umum karena PDBI DIY ingin memfasilitasi semua grup marching band maupun drumben yang ada di DIY, termasuk dari tingkat universitas,” tambahnya.
Prabukusumo Cup: Kompetisi untuk Anak TK
Sementara Kejurda resmi PDBI menaungi kompetisi dari tingkat SD hingga umum, kategori Taman Kanak-Kanak (TK) diwadahi secara khusus melalui perebutan Piala Bergilir Prabukusumo. Menurut Galih, kategori ini menjadi langkah awal atau prausia dini untuk menyemai minat anak-anak sebelum nantinya mereka naik ke tingkat SD dan masuk ke dalam ekosistem resmi PDBI.
Menariknya, atmosfer kompetisi yang tinggi di DIY membuat ajang Prabukusumo Cup menarik peserta dari luar daerah. Salah satunya adalah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Pada gelaran tahun ini, Tim Gita Nada dari TK Islam Baiturrahman Prambanan Klaten sukses meraih prestasi gemilang.
TK Islam Baiturrahman tidak hanya membawa pulang Piala Bergilir Prabukusumo setelah meraih nilai tertinggi pada nomor lomba display utama, tetapi juga mencatatkan rekor fantastis sebagai Juara Umum untuk kesebelas kalinya secara berturut-turut.
Daftar Lengkap Pemenang Kejurda Drum Band DIY dan Prabukusumo Cup 2026
Berikut adalah daftar lengkap torehan prestasi para pemenang di masing-masing kategori:
Prabukusumo Cup 2026 (Tingkat TK)
– Juara Umum: TK Islam Baiturrahman Prambanan
– Juara 2: TK ABA Al Mujahidin Wonosari
– Juara 3: TK Negeri Wonosari
Kejurda Drum Band DIY 2026 (Tingkat SD, Menengah, dan Umum)
1. Kategori SD – Klasemen Konser Utama
– Juara 1: SD Muhammadiyah Sokonandi Yogyakarta
– Juara 2: SD N 2 Wijirejo Bantul
– Juara 3: SD N Percobaan 3 Pakem Sleman
- Kategori SD – Klasemen Display Utama
- Juara 1: SD N Wonosari Baru
- Juara 2: SD N Sodo
Juara 3: SD Muhammadiyah Bogor Playen
Klasemen Konser Senior Non-Brass (Tingkat SMP/MTS)
- Juara 1: MTs Negeri 2 Sleman
- Juara 2: SMP N 3 Mlati Sleman
Juara 3: MTs Sunan Pandanaran
Klasemen Konser Senior Brass (Tingkat SMA/MA)
- Juara 1: SMA N 1 Wates
Juara 2: MAN 1 Gunungkidul
Klasemen Konser Umum
- Juara 1: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
- Juara 2: PDBI Kota Yogyakarta
Galih mengatakan, “Event ini menarik dan tingkat kompetisinya tinggi, banyak yang ingin mencoba hasil latihan mereka di sini. DIY memang kerap menjadi tolok ukur untuk kegiatan drumben di Indonesia.”






