Jiwa Suci Serukan Dukungan Palestina di Java Jazz

Kehadiran Thee Sacred Souls di Java Jazz Festival 2026

Thee Sacred Souls, band R&B dan soul asal San Diego, California, Amerika Serikat, melakukan debutnya di Tanah Air melalui Java Jazz Festival 2026 di NICE PIK 2, Tangerang, pada Jumat, 29 Mei 2026. Band yang digawangi oleh Josh Lane (vokal), Sa Samano (bass), dan Alex Garcia (drums) sukses menciptakan suasana penuh antusiasme sepanjang penampilannya.

Penampilan berlangsung selama satu jam, mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB. Selama pertunjukan, Thee Sacred Souls sering berinteraksi dengan para penonton. Bahkan Lane, sebagai vokalis, hampir di setiap lagu mengakhiri penampilannya dengan ucapan “terima kasih” yang terbata-bata.

Lagu populer seperti “Easier Said That Done” langsung dibawakan di awal aksi panggung. “Apa kabar kalian semua? Kami Thee Scared Souls datang jauh dari San Diego, dan pertama kali tampil di Indonesia. Lagu tadi pasti kalian kenali. Berapa banyak yang datang ke sini bersama pasangannya,” kata Lane menyapa penonton.

Grup musik Thee Secred Souls tampil dalam Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exibition (NICE) Pantai Indah Kapuk, Kabupaten Tangerang, Banten, 29 Mei 2026. Dalam penampilannya Secred Souls membawakan sejumlah lagu diantaranya Somebody Knews, On My Mind, dan Lady Love. Tempo/Martin Yogi Pardamean

Thee Sacred Souls melanjutkan penampilannya dengan lagu “Lady Love” sebagai track kedua dari album pertamanya dan “Will I See You Again?”, sebuah single yang dirilis pada 2020.

Lane kemudian memberikan penjelasan tentang lagu berikutnya yang menceritakan tentang baik-buruknya kehidupan. “Segala yang terjadi di hidup ini, seperti hal buruk yang menimpa orang-orang Palestina, dan kami yang di Amerika masih hidup dengan aman,” katanya. Pernyataan itu membuat penonton bersorak mendukung sembari mengepalkan tangan, lalu tembang “On My Mind” pun memenuhi aula.

Setelahnya, Lane mengeluarkan kamera analog sekali pakai dari sakunya, lalu melompat ke arena penonton saat intro “Somebody Knew” dimainkan. Melompati pagar pembatas, Lane kini berada di tengah-tengah penonton sambil bernyanyi. Beberapa kali ia menjepret crowd dengan kamera analognya.

“Baiklah saya ingin kalian menggerakkan lutut kalian karena lagu ini membuat kita lemah oleh perempuan cantik. Kalian semua yang cantik silakan bernyanyi bersama,” kata Lane. Hal itu mengacu pada lirik pembuka lagu “Weak for Your Love” yang berbunyi, “pretty lady, you have me so weak.”

Aksi panggung tak berhenti di situ, ketika Thee Sacred Souls melanjutkan melantunkan “Live for You”. “Lagu ini didedikasikan untuk kalian yang percaya dengan diri kalian sendiri di situasi sulit sekali pun,” ujar Lane.

Sebelum mengakhiri penampilannya dengan lagu terakhir, Lane kembali memperkenalkan Thee Sacred Souls yang berasal dari San Diego. “Lagu terakhir dari kami untuk kalian semua, lagu yang didedikasikan untuk kalian yang bernama Rose,” katanya. Kemudian lagu terpopuler mereka berjudul “Can I Call You Rose?” menjadi penutup paripurna penampilan perdananya di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *