Hakim Danish Ciptakan Sejarah di Moto3 Italia, Podium Pertama Malaysia Sejak 2016



Pembalap muda asal Malaysia, Hakim Danish Ramli, berhasil mencatatkan pencapaian bersejarah dalam kariernya setelah meraih podium pertamanya di ajang Moto3. Danish finis di posisi ketiga pada Grand Prix Italia yang digelar di Sirkuit Mugello, Minggu (31/5).

Performa Danish sangat mengesankan sejak sesi kualifikasi, di mana ia mampu mencatatkan waktu tercepat kedua. Namun, ia berhak start dari pole position setelah pembalap tercepat, David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP), tidak bisa mengikuti balapan akibat sakit radang amandel.

Balapan berlangsung sangat ketat, dan akhirnya dimenangkan oleh Brian Uriarte, yang juga menjadi rival lama Danish saat masih berlaga di Red Bull Rookies Cup. Uriarte menyentuh garis finis dengan catatan waktu 33 menit 7,801 detik. Rekan setimnya di Red Bull KTM Ajo, Alvaro Carpe, finis di posisi kedua dengan selisih +0,418 detik, memastikan timnya meraih hasil satu-dua di Mugello.

Sementara itu, Danish berhasil mengunci posisi ketiga dengan selisih tipis +0,456 detik dari pemenang. Ia bahkan harus bekerja keras hingga lap terakhir untuk mempertahankan posisinya dari tekanan Adrian Fernandez (Leopard Racing) yang finis keempat hanya terpaut +0,482 detik.

Capaian ini menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya sejak 2016, pembalap Malaysia kembali naik podium di kelas Moto3. Prestasi itu terakhir kali diraih oleh Khairul Idham Pawi saat menjuarai GP Jerman.

Sebelum hasil gemilangnya di Italia, pencapaian terbaik Danish musim ini adalah finis di posisi ketujuh pada seri Catalunya awal bulan Mei. Sebagai pembalap rookie bersama tim Aeon Credit-MT Helmets-MSI, peningkatan performanya terlihat signifikan.

Usai balapan, pembalap berusia 18 tahun itu mengaku sangat bahagia dengan hasil yang diraihnya. “Ini balapan yang sangat sulit dengan banyak pertarungan. Saya mampu mengelolanya dengan baik, terutama di lap terakhir. Saya memberikan segalanya,” ujarnya.

“Tentu saya sangat senang bisa finis di podium, apalagi saya masih rookie di Moto3. Saya sudah berusaha keras di setiap balapan dan akhirnya bisa mencapainya. Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan,” tambahnya.

Selama musim ini, Danish telah mengoleksi empat finis di posisi 10 besar. Saat ini, ia menempati peringkat ke-11 klasemen sementara Moto3 dengan raihan 43 poin. Di puncak klasemen, Maximo Quiles dari CFMoto Valresa Aspar Team masih memimpin dengan 145 poin.

Alvaro Carpe berada di posisi kedua dengan 93 poin, diikuti Adrian Fernandez di posisi ketiga dengan 89 poin. Sementara itu, pembalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama, masih menempati peringkat kelima dengan 66 poin.

Berikutnya, ajang Moto3 akan berlanjut ke Grand Prix Hungaria yang akan digelar di Sirkuit Balaton Park pekan depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *