Florence – Pembalap Moto3 asal Malaysia, Hakim Danish, berhasil mencatatkan sejarah dengan menjadi yang pertama kali naik podium setelah balapan di Sirkuit Mugello, Italia, pada hari Minggu (31/5/2026). Dalam lomba yang terdiri dari 18 lap tersebut, Hakim memulai balapan dari posisi terdepan alias pole position.
Podium pertama dan kedua dalam Grand Prix Italia diraih oleh pembalap asal Spanyol, Brian Uriarte dan Alvaro Carpe. Bagi Uriarte, ini adalah kemenangan pertamanya di kelas Moto3.
Meskipun berhasil meraih podium di Mugello, Hakim Danish masih berada di bawah peringkat pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, dalam klasemen musim 2026. Dengan hasil di Mugello, Veda tetap berada di posisi kelima dalam klasemen Moto3 2026 dengan total poin 66, sementara Hakim Danish berada di posisi ke-11 dengan koleksi 43 poin.
Brian Uriarte, yang finish terdepan di Mugello, melonjak ke posisi keempat dalam klasemen, unggul satu poin dari Veda. Sementara itu, posisi teratas klasemen masih dipegang oleh Maximo Quiles dengan total poin 145.
Berikut adalah klasemen Moto3 musim 2026:
- Maximo Quiles (KTM) – 145 poin
- Alvaro Carpe (KTM) – 93 poin
- Adrian Fernandez (Honda) – 89 poin
- Brian Uriarte – 67 poin (KTM)
- Veda Ega Pratama (Honda) – 66 poin
- Marco Morelli (KTM) – 61 poin
- Valentin Perrone (KTM) – 56 poin
- David Almansa (KTM) – 52 poin
- Guido Pini – 47 poin (Honda)
- David Munoz (KTM) – 47 poin
- Hakim Danish (KTM) – 43 poin
- Joel Esteban (KTM) – 35 poin
- Matteo Bertelle (KTM) – 29 poin
- Eddie O’Shea (Honda) – 29 poin
- Adrian Cruces (KTM) – 26 poin
- Casey O’Gorman (Honda) – 22 poin
- Rico Salmela (KTM) – 21 poin
- Joel Kelso (Honda) – 15 poin
- Jesus Rios (KTM) – 14 poin
- Scott Ogden (KTM) – 12 poin
- Ryusei Yamanaka (KTM) – 7 poin
- Leo Rammerstorfer (Honda) – 2 poin
- Marcos Uriarte (KTM) – 2 poin
Sebelum musim balap 2026 dimulai, Veda Ega Pratama pernah menyatakan ambisinya untuk meraih gelar Rookie of the Year pada debutnya di kelas Moto3. “Jika Tuhan mengizinkan, saya ingin menjadi Rookie of the Year, tapi saya juga ingin belajar karena tim dan mekanik baru, semuanya baru,” ujarnya usai bertemu Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X di Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (23/12/2026).
Veda menekankan bahwa persiapannya menuju Moto3 difokuskan pada latihan fisik dan adaptasi mengingat persaingan di kelas tersebut lebih ketat. Menurutnya, Moto3 membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang lebih kuat dibandingkan kelas sebelumnya.
“Persiapannya ya latihan fisik, latihan motor seperti biasa, dan mungkin juga latihan mental,” kata pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta ini.
Veda mengakui tantangan lain yang akan dihadapi selama musim debut Moto3 adalah proses adaptasi dengan karakter motor dan tim yang sepenuhnya baru. Menurut dia, perbedaan motor menjadi salah satu aspek yang harus dipelajari secara bertahap.
Dia menilai keseragaman spesifikasi motor di Moto3 membuat kemampuan pembalap dan ketepatan setelan menjadi faktor penting.
“Skill pasti yang utama, dan motor ini dirancang khusus untuk balap, bukan dijual bebas, jadi kita harus pintar-pintar dalam nyeting motornya juga,” ujarnya.





