BUDAPEST – Pembalap Moto3 yang sebelumnya menjadi pesaing utama Veda Ega Pratama, Brian Uriarte, kini harus menerima hukuman diskualifikasi hasil balapan GP Catalunya setelah ketahuan menggunakan oli di luar spesifikasi. Berdasarkan informasi yang diperoleh, keputusan ini membuat Uriarte kehilangan 13 poin dalam klasemen sementara musim 2026.
Pada balapan GP Catalunya dua minggu lalu, Uriarte berhasil menyelesaikan lomba di posisi empat. Namun, hasil tersebut kini dibatalkan oleh panitia balapan. Meski belum dijelaskan secara rinci apa yang salah dengan oli yang digunakan, keputusan untuk mengumumkan hukuman dilakukan 18 hari setelah balapan berlangsung.
Hukuman ini memberi keuntungan bagi Veda Ega Pratama, yang kini naik ke posisi keempat dalam klasemen Moto3 2026. Sebelumnya, Uriarte berada di peringkat keempat, tetapi kini melorot ke peringkat ketujuh. Berikut adalah klasemen terbaru Moto3 2026:
- Maximo Quiles Aspar – 145 poin
- Alvaro Carpe KTM Ajo – 93 poin
- Adrian Fernandez Leopard – 89 poin
- Veda Ega Pratama Honda Team Asia – 66 poin
- Marco Morelli Aspar – 61 poin
- Valentin Perrone KTM Tech3 – 56 poin
- Brian Uriarte KTM Ajo – 54 poin
- David Almansa Intact GP – 52 poin
- Guido Pini Leopard – 47 poin
- David Muñoz Intact GP – 47 poin
- Hakim Danish MSi – 43 poin
- Joel Esteban LEVELUP – MTA – 35 poin
- Matteo Bertelle LEVELUP – MTA – 29 poin
- Eddie O’Shea MLav – 29 poin
- Adrian Cruces CIP – 26 poin
- Casey O’Gorman SIC58 – 22 poin
- Rico Salmela KTM Tech3 – 21 poin
- Joel Kelso MLav – 15 poin
- Jesus Rios Snipers – 14 poin
- Scott Ogden CIP – 12 poin
- Ryusei Yamanaka MSi – 7 poin
- Leo Rammerstorfer SIC58 – 2 poin
- Marcos Uriarte Intact GP – 2 poin
- Zen Mitani Honda Team Asia – 0 poin
- Ruche Moodley CODE Motorsports – 0 poin
- Nicola Carraro Snipers – 0 poin
- Cormac Buchanan CODE Motorsports – 0 poin
Sebelum memasuki musim 2026, Veda Ega Pratama pernah menyatakan ambisinya untuk meraih gelar Rookie of the Year pada debutnya di kelas Moto3. Ia menjelaskan bahwa target utamanya adalah mendapatkan pengalaman dan belajar dari segala hal baru, termasuk tim dan mekanik yang belum dikenalnya.
Veda menekankan bahwa persiapannya untuk menghadapi Moto3 difokuskan pada latihan fisik dan mental. Menurutnya, kelas Moto3 menuntut persiapan yang lebih ketat dibandingkan kelas sebelumnya. Selain itu, ia juga menyadari bahwa adaptasi terhadap karakter motor dan tim yang baru merupakan tantangan besar yang harus dihadapi.
“Motornya dirancang khusus untuk balap, jadi penyetelan harus tepat dan cerdas,” ujar Veda. Ia juga menyebut bahwa skill pembalap menjadi faktor penting dalam kompetisi Moto3, karena semua motor memiliki spesifikasi seragam.
Selain itu, Veda menyebut bahwa persaingan dengan Brian Uriarte akan menjadi tantangan tersendiri. Ia mengakui bahwa Uriarte memiliki pengalaman lebih karena sempat tampil sebagai wildcard di beberapa balapan internasional sebelumnya. “Mereka sudah punya setting sendiri, jadi saya harus belajar dari mereka,” tambahnya.






