PLN UIT JBM Kenalkan Teknologi Proteksi Gardu Induk ke Mahasiswa PNM Madiun

Teks Foto : PLN UPT Madiun memberikan materi tentang sistem proteksi peralatan Gardu Induk Tegangan Tinggi kepada mahasiswa Program Studi Teknik Listrik Politeknik Negeri Madiun (PNM). (ist)

MADIUN – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Madiun terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan melalui kegiatan Kuliah Tamu yang digelar di Politeknik Negeri Madiun (PNM), Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman praktis kepada mahasiswa semester IV Program Studi Teknik Listrik terkait sistem proteksi pada Gardu Induk Tegangan Tinggi.

Mengangkat tema “Proteksi Peralatan Gardu Induk Tegangan Tinggi”, kuliah tamu yang berlangsung di aula kampus tersebut diikuti puluhan mahasiswa yang antusias menyimak materi hingga akhir acara. Melalui kolaborasi antara dunia industri dan institusi pendidikan, PLN berupaya memperkaya wawasan mahasiswa dengan pengetahuan aplikatif yang sesuai dengan kebutuhan industri ketenagalistrikan saat ini.

Pada kesempatan tersebut, PLN menghadirkan dua narasumber dari UPT Madiun, yakni Team Leader Asesmen, Diagnosa, dan Pengelolaan Data Muh Saifussalam serta Officer Kinerja Gesit Dwiyanto. Keduanya memaparkan pentingnya sistem proteksi sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan peralatan Gardu Induk Tegangan Tinggi sekaligus memastikan kontinuitas penyaluran tenaga listrik kepada masyarakat.

Para mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai berbagai perangkat proteksi, mekanisme penanganan gangguan, hingga perkembangan teknologi proteksi digital yang kini semakin berkembang dalam sistem ketenagalistrikan modern. Materi yang disampaikan juga dilengkapi dengan studi kasus dan pengalaman lapangan sehingga memberikan gambaran nyata mengenai tantangan operasional di sektor transmisi tenaga listrik.

Tidak hanya menyajikan materi teknis, kegiatan ini juga semakin menarik dengan kehadiran Tim Srikandi PLN yang memberikan motivasi kepada peserta mengenai peran strategis perempuan dalam industri ketenagalistrikan. Tim Srikandi PLN turut menjelaskan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan kerja sebagai bagian dari kontribusi PLN dalam menerangi negeri dan melayani masyarakat.

Suasana diskusi berlangsung dinamis dan interaktif. Pada sesi tanya jawab, mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan kritis seputar sistem proteksi, penanganan gangguan, implementasi teknologi digital, hingga tantangan yang dihadapi personel PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme luar biasa dari adik-adik mahasiswa Politeknik Negeri Madiun. Pertanyaan-pertanyaan mereka menunjukkan sikap kritis dan rasa ingin tahu yang tinggi. Bagi kami, berbagi pengetahuan ini merupakan bentuk pengamalan nilai Pancasila, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa melalui kolaborasi,” ujar Muh Saifussalam.

Sementara itu, General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa kolaborasi antara PLN dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu menghadapi tantangan transformasi sektor energi di masa depan.

“PLN tidak hanya berperan menyediakan listrik yang andal bagi masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab mendukung pengembangan kompetensi generasi muda. Melalui kegiatan kuliah tamu seperti ini, kami ingin membuka ruang berbagi pengalaman dan pengetahuan praktis agar mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dunia ketenagalistrikan. Kami berharap sinergi antara PLN dan institusi pendidikan dapat terus diperkuat guna mencetak talenta-talenta unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan sektor energi nasional,” ujar Ika.