BATU – Kota Batu kembali dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan agenda olahraga bela diri berskala besar. Kali ini, Perguruan Karate Akademi Seni Bertarung Kyokushin Indonesia (ASBKI) Dojo Golden Dragon tengah mempersiapkan sebuah event akbar yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.
Kegiatan tersebut diproyeksikan menjadi ajang berkumpulnya ratusan karateka dari berbagai daerah. Tak hanya berfokus pada latihan bersama, agenda ini juga dirancang sebagai wadah mempererat hubungan antaranggota perguruan, meningkatkan kemampuan teknik, sekaligus membangun karakter karateka yang disiplin, tangguh, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Ketua Panitia, Ronny Cristian, mengatakan persiapan kegiatan telah mulai dilakukan agar pelaksanaan berjalan maksimal. Menurutnya, event ini merupakan bagian dari komitmen ASBKI dalam memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini hingga tingkat lanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta akan mengikuti sejumlah program, mulai dari latihan teknik, pembinaan mental, penguatan karakter, hingga demonstrasi kemampuan yang dipandu para pelatih dan senior perguruan.
“Kami ingin menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, membangun kedisiplinan, sekaligus memotivasi para karateka agar terus berprestasi. Karate bukan hanya soal kemampuan bertanding, tetapi juga membentuk pribadi yang berintegritas,” ujar Ronny, Minggu (19/7/2026).
ASBKI selama ini dikenal aktif mengembangkan pembinaan olahraga karate melalui berbagai program pelatihan, kejuaraan, hingga kegiatan sosial yang melibatkan para anggotanya di sejumlah daerah.
Pemilihan Kota Batu sebagai lokasi penyelenggaraan juga dinilai memiliki nilai strategis. Selain memiliki fasilitas pendukung yang memadai, kota berhawa sejuk tersebut telah lama dikenal sebagai salah satu daerah yang rutin menjadi tuan rumah berbagai kompetisi olahraga, termasuk cabang karate.
Secara terpisah, Pimpinan Pusat Perguruan ASBKI, Teguh Suharto Utomo, menjelaskan bahwa panitia menargetkan kehadiran peserta dari berbagai dojo ASBKI di Jawa Timur maupun daerah lain di Indonesia.
Menurutnya, selain menjadi ajang silaturahmi keluarga besar ASBKI, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing pada kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional.
“Kami berharap event ini tidak hanya mempererat kebersamaan antaranggota ASBKI, tetapi juga menjadi wadah lahirnya karateka-karateka muda yang mampu mengharumkan nama daerah dan perguruan di berbagai ajang kompetisi,” kata Teguh.
Mengusung tema “Latihan, Prestasi, dan Persaudaraan Seumur Hidup”, event ASBKI Golden Dragon di Kota Batu diproyeksikan menjadi salah satu agenda bela diri terbesar pada penghujung 2026. Selain mendorong peningkatan kualitas atlet, kegiatan tersebut juga diharapkan memperkuat citra Kota Batu sebagai destinasi sport tourism sekaligus pusat pembinaan atlet muda di Jawa Timur.






