BERITA  

391 Jemaah Haji Sulbar Tiba di Makassar, Satu Dirawat di Makkah

Kloter 11 Debarkasi Makassar Tiba di Tanah Air: 391 Jamaah dan Petugas Sambut Haru

Makassar, Sulawesi Selatan – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Asrama Haji Sudiang Makassar pada Rabu dini hari, 10 Juni 2026, ketika 391 jamaah dan petugas dari Kloter 11 Debarkasi Makassar tiba kembali di tanah air setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Kedatangan rombongan ini menandai kepulangan sebagian besar dari mereka yang berasal dari Provinsi Sulawesi Barat.

Rombongan Kloter 11, yang terdiri dari 385 jamaah dan 6 petugas haji, mendarat di Makassar pada pukul 00:13 Waktu Indonesia Tengah (Wita). Para petugas tersebut meliputi seorang ketua kloter, pembimbing ibadah, tenaga kesehatan haji, seorang perawat, serta dua petugas haji daerah. Kehadiran mereka disambut dengan upacara penerimaan di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing di Sulawesi Barat.

Wajah-wajah yang lelah namun penuh kebahagiaan terpancar dari para jamaah saat mereka menunggu proses penerimaan, sambil setia menjaga koper dan barang bawaan yang menjadi saksi bisu perjalanan spiritual mereka di Makkah dan Madinah. Sebagian besar jamaah yang tiba ini adalah perempuan, dengan rincian 113 laki-laki dan 278 perempuan dari total manifes keberangkatan yang semula berjumlah 392 orang.

Satu Jamaah Tertunda Kepulangan Akibat Perawatan Medis

Dari total manifes keberangkatan, terdapat satu jamaah yang belum dapat kembali bersama rombongannya. Jamaah tersebut adalah Suraten Kromo Dongso, berusia 68 tahun, yang saat ini masih menjalani perawatan di Makkah Medical Centre. Pihak Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar menyatakan bahwa Suraten akan dipulangkan pada kloter berikutnya setelah dinyatakan layak terbang oleh tim medis.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Barat, Ahmad Barambangy, menyampaikan rasa syukurnya atas kedatangan Kloter 11. “Alhamdulillah, kami seluruh warga Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Barat merasa berbahagia, merasa gembira, merasa senang atas kedatangan Kloter 11 UPG ini yang semuanya alhamdulillah dalam keadaan sehat, utuh, dan selamat,” ujarnya di lokasi kedatangan.

Ahmad Barambangy juga menjelaskan bahwa adanya jamaah yang memerlukan perawatan medis adalah dinamika yang lazim terjadi dalam penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya. “Insyaallah tidak memakan waktu yang lama. Insyaallah akan bisa ditanazulkan atau mengikuti kloter-kloter berikutnya di UPG ini,” tambahnya, merujuk pada proses pemulangan jamaah yang tertunda.

Persiapan Penyambutan di Daerah Masing-Masing

Pemerintah daerah di Sulawesi Barat telah menyiapkan penyambutan khusus bagi para jamaah setibanya di kampung halaman masing-masing. Hal ini sejalan dengan tradisi yang telah berlangsung selama ini, di mana setiap kabupaten memberikan penghormatan dan sambutan istimewa bagi warganya yang telah menunaikan rukun Islam kelima.

“Sesuai tradisi kebiasaan selama ini, semua pemerintah daerah itu menyambut secara khusus lagi jamaah-jamaah ketika tiba di kabupaten masing-masing. Dan insyaallah tahun ini tradisi atau budaya itu masih akan dilakukan,” jelas Ahmad Barambangy.

Dengan tibanya Kloter 11, jumlah total jamaah dan petugas Debarkasi Makassar yang telah kembali ke tanah air bertambah menjadi 4.312 orang. Kepulangan mereka disambut dengan penuh suka cita oleh keluarga dan kerabat yang telah lama menanti.

Proses kedatangan dan kepulangan jamaah haji merupakan momen penting yang tidak hanya menandai selesainya ibadah, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan antarumat. Kehadiran para jamaah yang kembali dengan predikat haji mabrur diharapkan membawa keberkahan dan menjadi teladan bagi masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *