SURABAYA – Fashion show yang menampilkan peserta penyandang disabilitas menjadi salah satu momen paling menarik dalam gelaran Indonesia Toys Paradise 2026 yang berlangsung pada 26-28 Juni 2026.
Penampilan penuh percaya diri para peserta tak hanya menghibur pengunjung, tetapi juga menjadi simbol bahwa industri kreatif dapat tumbuh dengan semangat inklusif dan memberikan ruang bagi semua kalangan untuk berkarya.
Sebanyak sekitar 15 anak penyandang disabilitas ambil bagian dalam berbagai kegiatan kreatif, termasuk fashion show yang menjadi salah satu agenda utama.
Melalui kegiatan tersebut, Indonesia Toys Paradise tidak hanya menjadi ajang promosi UMKM mainan dan komunitas hobi, tetapi juga menghadirkan ruang bagi penyandang disabilitas untuk mengekspresikan bakat, meningkatkan kepercayaan diri, serta berinteraksi dengan masyarakat.
Panitia Pengarah Indonesia Toys Paradise, Boy Bayu Idisondjaja, mengatakan kehadiran peserta disabilitas merupakan bagian dari komitmen penyelenggara membangun ekosistem industri kreatif yang lebih inklusif.
“Kami senang melihat anak-anak disabilitas tampil percaya diri, Mereka ada potensi dan layak mendapatkan ruang untuk menunjukkan kemampuan dan keterampilan,” ujar Boy saat diwawancarai disela-sela acara, (28/06/26) Minggu.
Menurut Boy, Indonesia Toys Paradise selama ini tidak hanya fokus mempertemukan pelaku UMKM mainan dengan pasar, tetapi juga membangun kolaborasi dengan berbagai komunitas agar manfaat penyelenggaraan acara dapat dirasakan lebih luas.
“Kami ingin Indonesia Toys Paradise menjadi rumah bagi semua komunitas. Karena itu kami mulai menggandeng teman-teman disabilitas agar mereka bisa tumbuh bersama, berkolaborasi, dan menjadi bagian dari ekosistem industri kreatif,” katanya.
Ia menambahkan, tantangan terbesar pelaku UMKM mainan saat ini bukan terletak pada kualitas produk, melainkan akses distribusi dan pemasaran.
Melalui Indonesia Toys Paradise yang rutin digelar dua kali setiap tahun, penyelenggara berharap semakin banyak pelaku usaha lokal memperoleh kesempatan memperkenalkan produknya sekaligus membangun jejaring dengan komunitas dan masyarakat.






